<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147687">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KUALITAS RUANG BELAJAR UNTUK ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HUSNA MAHYUDDIN LUSI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah individu dengan Autism Spectrum Disorder yang tidak mendapatkan lingkungan ramah dan pendidikan yang sesuai untuk anak ASD, sehingga menghambat pertumbuhan mereka. Masalah ini terjadi akibat minimnya penerapan desain yang ramah anak ASD di sekolah untuk anak berkebutuhan khusus, spesifiknya pada SLB Negeri Banda Aceh, PKBM Habib Alby dan YPAC CD Santan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ruang belajar anak yang sangat minim menerapkan ketiga indeks spatial sequencing,escape space, compartmentalization dan transition terhadap perfoma belajar, serta memberikan solusi desain untuk meningkatkan performa belajar anak ASDmetode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi tidak terstruktur dan wawancara terbuka dengan metode pengolahan menggunakan metode Miles dan Hubberman.Dari hasil peneltian ditemukannya bahwa pada indeks spatial sequencing ketiga sekolah memiliki pola yang berbeda dan persebaran yang berbeda dikarenakan perbedaan layout dan lokasi yang pakai untuk aktivitas. Pada Indeks compartmentalization dari ketiga sekolah terlihat memiliki pola yang sama dimana zona belajar berfokus pada meja dan zona bermain merupakan seluruh area kelas dan indeks Indeks transisi merupakan indeks yang paling minim terlihat pada ketiga sekolah. Ketiga sekolah yang diteliti tidak menerapkan prinsip Index spatial sequencing, compartmentalization dan transisiton sejak awal bangunan dibangun. untuk meningkatkan perfoma belajar anak ASD maka perlukannya penambahan zona zona belajar yang lebih terorganisir serta zona transisi seperti area loker dan area duduk sebelum menuju ruang kelas untuk anak ASD belajar&#13;
Keywords: Autism Spectrum Disorder (ASD), Desain ramah anak ASD, Sekolah berkebuthan khusus,  Ruang belajar, ASPECTTS&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147687</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 11:26:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 11:27:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>