Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN ANTARA BAGAN KENDALI SHEWHART DAN EWMA DALAM MENDETEKSI PERGESERAN RATA-RATA YANG KECIL PADA PROSES PRODUKSI
Pengarang
Cut Reza Martha Shella - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1108101010024
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua bagan kendali dalam melakukan kontrol terhadap kualitas hasil produksi batu bata Usaha Bata Amri. Data yang digunakan adalah data tinggi batu bata dengan banyaknya subgrup 50 dan jumlah sampel untuk setiap subgrup adalah 5. Data tinggi batu bata yang dihasilkan mengalami pergeseran rata-rata yang kecil pada proses produksinya. Pergeseran rata-rata yang kecil didefinisikan sebagai pergeseran rata-rata yang berkisar kurang dari 1,5?. Usaha Batu Bata Amri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi batu bata dan sudah didirikan sejak tahun 1978. Sejak perusahaan ini didirikan, pihak perusahaan belum pernah melakukan kontrol terhadap kualitas proses produksinya. Oleh karena itu, untuk dapat mencapai stabilitas proses produksi dan mengurangi variabilitas dari batu bata yang diproduksi perlu dilakukan kontrol terhadap kualitas. Dalam melakukan kontrol terhadap kualitas produksi batu bata tersebut, digunakan bagan kendali sebagai teknik yang paling populer dalam Statistical Process Control. Bagan kendali yang digunakan untuk memperoleh hasil perbandingan adalah bagan kendali Shewhart dan bagan kendali Exponentially Weighted Moving Average (EWMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bagan kendali Shewhart, proses produksi batu bata dikatakan terkendali. Hal ini terjadi karena dari bagan yang dihasilkan tidak terdapat titik yang berada di luar batas kendali dan titik-titik tersebut tidak membentuk suatu pola. Sedangkan, pada bagan kendali EWMA, dengan nilai parameter bobot lamda = 0.05, lamda = 0.1, lamda = 0.2, lamda = 0.3, lamda = 0.4, lamda = 0.5, lamda = 0.6, dan lamda = 0.7, proses produksi batu bata dikatakan tidak terkendali. Namun, untuk parameter bobot dengan nilai lamda = 0.8, lamda = 0.9, dan lamda = 1, proses produksi batu bata dikatakan terkendali. Perbandingan hasil analisa yang diperoleh dari bagan kendali Shewhart dan EWMA menunjukkan bahwa bagan kendali EWMA lebih sensitif dalam mendeteksi pergeseran rata-rata yang kecil jika dibandingkan dengan bagan kendali Shewhart. Semakin kecil nilai parameter bobot yang digunakan, bagan kendali EWMA semakin sensitif dalam mendeteksi pergeseran rata-rata yang kecil.
Kata kunci: pengendalian kualitas, bagan kendali, Shewhart, Exponentially Weighted Moving Average
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS GANGGUAN LISTRIK DI PLTU RNNAGAN RAYA DENGAN MENGGUNAKAN DIAGRAM KENDALI EWMA DAN DOB (Roziana, 2022)
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PEMESINAN ULIR (AGAM JAYA, 2024)
IMPLEMENTASI PETA KENDALI MEWMA DAN MEWMV DALAM PENGONTROLAN PROSES PRODUKSI KANTONG SEMEN PADA MESIN TUBING LINE III PT SEMEN PADANG (RAHMI SYAFITRI, 2024)
ANALISA PERSENTASE KEHADIRAN DOSEN MATEMATIKA FAKULTAS MIPA UNSYIAH MENGGUNAKAN BAGAN KENDALI DAN UJI JONCKHEERE TERPSTRA (Siti yustisia, 2021)
PENGENDALIAN JUMLAH PRODUK CACAT PADA INDUSTRI DODOL SABANG SENTRA HALIA MENGGUNAKAN PETA KENDALI P DAN NP (Saryulis, 2022)