<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147599">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK SIFAT FISIK DAN MEKANIK BUAH AMLA (PHYLLANTHUS EMBLICA L.) SEBAGAI ACUAN DALAM DESAIN ALAT PEMISAH BIJI BUAH AMLA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HILMAN MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buah amla atau Phyllanthus emblica L. merupakan tanaman herbal yang tumbuh liar &#13;
di daerah tropis dan subtropis. Berbagai bagian tanaman ini seperti cabang, akar, daun, &#13;
bunga, buah dan bijinya dapat dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional karena khasiat &#13;
obat dan terapeutiknya yang tinggi. Dalam pemanfaatan buah amla, masyarakat pada &#13;
umumnya melakukan proses pemisahan dengan cara manual, yaitu dengan cara memakai &#13;
benda tajam (pisau) yang dapat melukai penggunanya. Teknik pengolahan secara manual &#13;
ini tidak efektif karena membutuhkan waktu yang lama dan juga banyak menguras tenaga &#13;
sehingga dibutuhkan alat pengolahan. Karakteristik sifat fisik dan mekanik merupakan data &#13;
dasar yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan proses perancangan suatu alat &#13;
dan mesin pertanian. Karakteristik sifat fisik dan mekanik pada buah amla merupakan &#13;
indikator awal yang penting, karena informasi tentang sifat fisik dan mekanik dari bahan &#13;
pangan tersebut menentukan penggunaan teknologi yang tepat dalam melakukan proses &#13;
pengolahannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik dan &#13;
mekanik dari buah amla sebagai acuan desain alat pemisah biji buah amla agar dapat &#13;
membantu dalam proses produksi buah amla sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis &#13;
dan pendapatan masyarakat. &#13;
Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei 2024 hingga Bulan Juni 2024, bertempat &#13;
di Laboratorium Teknik Pasca Panen Program Studi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian, &#13;
Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Dimulai dengan proses pemanenan lalu &#13;
dilakukan proses sortasi dengan memilih buah amla dalam keadaan terbaik tanpa terinfeksi &#13;
dari mikroorganisme. Selanjutnya dilakukan pengukuran dimensi buah amla tersebut &#13;
dengan cara mayor dan minor menggunakan jangka sorong, setelah itu dilakukan &#13;
penimbangan dengan menggunakan timbangan digital. Kemudian buah amla diletakkan ke &#13;
dalam oven untuk melakukan perhitungan kadar air. Setelah itu dilakukan uji kekerasan &#13;
menggunakan alat fruit hardness tester, uji bulk density, uji angle of repose, uji tahanan &#13;
potong dan perhitungan kebutuhan gaya. &#13;
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pengukuran dimensi dan berat pada &#13;
buah amla menunjukkan dimensi mayor 2,33 cm, dimensi minor 2,04 cm, dan berat rata&#13;
rata buah amla adalah sebesar 6,9 gr. Persentase kadar air yang terkandung pada buah amla &#13;
yaitu sebesar 81,9 %. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa persentase kadar air pada &#13;
buah amla tidak berpengaruh terhadap tingkat kekerasan buah amla. Hasil rata-rata dari &#13;
pengujian bulk density pada buah amla yaitu sebesar 0,425 gr/cm3. Hasil uji angle of &#13;
repose pada buah amla didapatkan bahwa nilai maksimal sudut sebesar 34o. Dengan nilai &#13;
sudut tersebut maka dapat dijadikan acuan dalam pembuatan hopper agar dapat &#13;
mempelancar jalannya. Tingkat kekerasan maksimum dari buah amla yaitu sebesar 3,63 &#13;
kg/cm2. Sedangkan tingkat kekerasan minimum pada buah amla yaitu sebesar 3,01 kg/cm2. &#13;
Perolehan uji tahanan potong buah amla maksimal yaitu sebesar 8,62 N dengan ketebalan &#13;
daging buah amla 0,76 cm. Kebutuhan gaya yang dibutuhkan dalam malakukan pemisahan &#13;
biji buah amla yaitu sebesar 36,95 N.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HERBACEOUS PLANTS</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147599</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 17:51:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 11:16:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>