<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147597">
 <titleInfo>
  <title>RESILIENSI KOMUNITAS PETANI GARAM DALAM MENGHADAPI VARIABILITAS IKLIM (STUDI KASUS DI GAMPONG ARA KECAMATAN KEMBANG TANJONG KABUPATEN PIDIE)DALAM MENGHADAPI VARIABILITAS IKLIM (STUDI KASUS DI GAMPONG ARA KECAMATAN KEMBANG TANJONG KABUPATEN PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SOFIA TUNNIDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Variabilitas iklim berdampak sejumlah resiko terhadap proses produksi garam dan resiko pada sistem penghidupan yang pada akhirnya berdampak pada resiliensi komunitas petani garam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan terkait dampak variabilitas iklim pada komunitas petani garam serta strategi nafkah petani garam dalam menghadapi variabilitas iklim di Gampong Ara, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan teori Resiliensi Mark Pelling. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Setelah data terkumpul maka dilakukannya sebuah analisis data yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan komunitas petani garam menghadapi situasi sulit akibat variabilitas iklim, dengan berbagai dampak yang terjadi seperti kerusakan lahan saat musim hujan, kesulitan memproduksi garam ketika terjadi angin kencang. Petani mengembangkan strategi adaptasi berupa menaikkan tanah pondok, menyimpan pasir di gudang, meminjam pasir, menyimpan kayu bakar, dan memperkuat ikatan sosial ekonomi dengan mugee. Permasalahan ini menekankan petani untuk  mengembangkan strategi nafkah. Adapun bentuk strategi nafkah dilokasi penelitian ini yaitu: intensifikasi dan ekstensifikasi lahan, dan diversifikasi nafkah. Intensifikasi penambahan modal bagi petani garam, seperti kayu bakar, dan ekstensifikasi pada petani untuk memperbanyak tenaga kerja dan diversifikasi yang dilakukan oleh petani garam untuk mencari pekerjaan lain selain pertanian untuk menambah pendapatan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Adaptasi, Komunitas, Petani Garam</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SALT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNITIES</topic>
 </subject>
 <classification>307</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147597</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 17:42:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-16 11:14:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>