PERANCANGAN GALERI BUDAYA GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN GALERI BUDAYA GAYO LUES


Pengarang

Bayhaqqi Aqshal Arjun - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Dewi - 197807152002122002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1904104010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Arsitektur., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

727.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terdiri dari 38 provinsi, dikenal dengan keberagaman adat, budaya, sejarah, dan seni yang menjadikannya salah satu negara terkaya dalam hal budaya di dunia. Setiap provinsi memiliki karakteristik yang unik, menciptakan kekayaan budaya yang sangat berharga untuk dilestarikan. Salah satu daerah yang memiliki karakter budaya kuat adalah Kabupaten Gayo Lues di Provinsi Aceh. Wilayah ini terkenal dengan seni dan budayanya. Namun, pelestarian dan pemasaran budaya Gayo masih belum efektif karena kurangnya fasilitas yang mendukung kegiatan budaya dan seni tersebut. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, ketiadaan wadah untuk menampung kegiatan seni dan budaya menjadi penghambat utama dalam mempromosikan serta melestarikan budaya Gayo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Galeri Budaya Gayo Lues sebagai pusat pelestarian budaya Gayo Lues. Desain ini dilakukan melalui pendekatan tema "cultural symbol" yang berfungsi sebagai identitas budaya yang mencerminkan kehidupan sehari-hari serta adat istiadat masyarakat Gayo. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui literatur dan observasi lapangan, yang kemudian dianalisis untuk menghasilkan desain yang relevan dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat setempat. Dengan menerapkan tema ini, Galeri Budaya Gayo Lues diharapkan menjadi fasilitas yang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga mampu merepresentasikan keunikan budaya Gayo serta mendukung keberlanjutan seni dan budaya di Kabupaten Gayo Lues.
Kata kunci: Arsitektur, galeri budaya, Gayo, simbol budaya

Abstract Indonesia, as an archipelagic country consisting of 38 provinces, is renowned for its diversity of traditions, cultures, history, and arts, making it one of the richest countries in the world in terms of cultural heritage. Each province possesses unique characteristics, contributing to a valuable cultural wealth that must be preserved. One region with a strong cultural identity is Gayo Lues Regency in Aceh Province. This area is famous for its arts and culture. However, the preservation and promotion of Gayo culture remain ineffective due to a lack of facilities to support cultural and artistic activities. According to information from local communities, the absence of a dedicated space to accommodate cultural and artistic activities is a major obstacle to promoting and preserving Gayo culture. Therefore, this study aims to design the Gayo Lues Cultural Gallery as a center for preserving the Gayo Lues culture. The design adopts the theme of "cultural symbol," which serves as a cultural identity reflecting the daily life and traditions of the Gayo people. A qualitative research method is employed to collect data through literature studies and field observations, which are then analyzed to produce a design relevant to the geographical and social conditions of the local community. By applying this theme, the Gayo Lues Cultural Gallery is expected to become a facility that is not only effective and efficient but also capable of representing the uniqueness of Gayo culture and supporting the sustainability of arts and culture in Gayo Lues Regency. Keywords: Architecture, cultural symbol, cultural gallery, Gayo

Citation



    SERVICES DESK