<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14752">
 <titleInfo>
  <title>PERBUATAN MELAWAN HUKUM TERHADAP PEMAKAIAN TANAH RNTANPA IZIN YANG BERHAKRN(SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN SYAMTALIRA BAYU KABUPATEN ACEH UTARA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maisarah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MAISARAH,  PERBUATAN MELAWAN HUKUM TERHADAP &#13;
PEMAKAIAN TANAH TANPA IZIN YANG BERHAK&#13;
(Suatu Penelitian di Kecamatan Syamtalira Bayu,  Kabupaten &#13;
Aceh Utara)&#13;
2015  FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
(v, 61) pp., bibl.&#13;
Kadriah, S.H.,M.Hum.&#13;
Di dalam Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata dijelaskan &#13;
“t iap-tiap perbuatan yang melanggar hukum, yang membawa kerugian kepada &#13;
orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, &#13;
menggantikan kerugian tersebut”.  Salah satu  bentuk perbuatan melawan  hukum &#13;
adalah pemakaian tanah tanpa izin yang berhak.Lebih dikhususkan aturan tentang &#13;
pemakaian tanah tanpa izin yang berhak  dijumpai dalam Pasal 6 ayat (1) sub a dan &#13;
b  Undang-Undang Nomor 51 PRP Tahun 1960 tentang larangan pemakaian tanah &#13;
tanpa izin yang berhak atau kuasanya.  Namun  di  Kecamatan Syamtalira Bayu &#13;
masih dijumpai3 (tiga) kasus pemakaian tanah tanpa izin yang berhak.&#13;
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan  penyebab  terjadinya &#13;
perbuatan melawan hukum terhadap pemakaian tanah tanpa izin yang berhak  dan &#13;
untuk menjelaskan penyelesaian dan  pemberian ganti rugi atas pemakaian tanah &#13;
tanpa izin yang berhakmelalui mediasi pada tingkat gampong.&#13;
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian &#13;
kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan  dilakukan  untuk &#13;
memperoleh data sekunder yaitu dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku teks, jurnal hukum serta pendapat para sarjana. Penelitian lapangan &#13;
dilaksanakan untuk memperoleh data primer  dengan cara mewancarai responden &#13;
yang ada hubungannya dengan penelitian ini.&#13;
Dari hasil penelitian  diketahui bahwa perbuatan melawan hukum  terhadap &#13;
pemakaian tanah tanpa  izin yang berhak  terjadi disebabkan pemilik tanah tidak &#13;
memiliki sertifikat tanah. Ini berakibat tidak adanya batas-batas yang jelas antara &#13;
kepemilikan satu dengan kepemilikan lain.  Hal tersebut memicu terjadinya konflik &#13;
pemakaian tanah tanpa izin yang berhak. Penyelesaian dan pemberian ganti rugi &#13;
dilakukan melalui mediasi dengan cara melibatkan keuchik, imuem meunasah, tuha &#13;
peuet, sekretaris gampong, ulama  dan cendekiawan atau tokoh adat lainnya. &#13;
Putusan pada hasil musyawarah merupakan hasil perdamaian antara kedua belah &#13;
pihak.  Pada kasus pertama pelaku  harus mengembalikan tanah dalam keadaan &#13;
kosong serta membayar ganti rugi batang rumbia dan batang pinang yang telah &#13;
dipotong. Kasus kedua  pelaku  harus mengembalikan tanah tersebut dan &#13;
membongkar kandang lembu.  Kasus ketiga menghasilkan  putusan di mana pelaku&#13;
harus membayar ganti kerugian sejumlah uang sesuai luas tanah yang dipakai.&#13;
Disarankan kepada  para pihak agar dapat membuat sertifikat  tanah. &#13;
Penyelesaian dan pemberian ganti rugi tetap dipertahankan  melaluimediasi pada &#13;
tingkat gampong.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14752</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-09 15:33:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-10 09:25:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>