<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147507">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PROMOSI PRODUK DI SHOPEE DAN FEAR OF MISSING OUT TERHADAP PERILAKU IMPULSIVE BUYING PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAFIRA ISTA AZZAHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di era digital saat ini, berbagai metode promosi digunakan untuk meningkatkan&#13;
penjualan dan menarik minat konsumen. Promosi yang menarik dan menguntungkan&#13;
sering kali mendorong konsumen untuk melakukan pembelian. Aktivitas belanja juga&#13;
sering dianggap sebagai sarana untuk memenuhi keinginan pribadi. Namun, kemajuan&#13;
teknologi yang memudahkan transaksi sering kali menyebabkan kurangnya kewajaran&#13;
dalam pengelolaan keuangan, karena banyak pembelian dilakukan berdasarkan&#13;
keinginan mengikuti tren, bukan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji&#13;
pengaruh promosi produk di platform Shopee dan perasaan takut ketinggalan (fear of&#13;
missing out) terhadap perilaku pembelian impulsif di kalangan mahasiswa Universitas&#13;
Syiah Kuala. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan merujuk&#13;
pada Teori Kebutuhan Maslow yang mencakup lima kebutuhan dasar: fisik, keamanan,&#13;
sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Penelitian ini melibatkan 120 mahasiswa&#13;
sebagai responden melalui metode survei yang dilakukan dengan menyebarkan&#13;
kuesioner via Google Form. Hasil analisis menunjukkan bahwa promosi produk di&#13;
Shopee dan fear of missing out memiliki pengaruh signifikan secara bersama-sama&#13;
terhadap perilaku pembelian impulsif, dengan nilai Fhitung 13.449 yang lebih besar dari&#13;
F Tabel 3.07. Uji T menunjukkan bahwa promosi produk di Shopee berpengaruh secara&#13;
parsial, meskipun pengaruhnya lebih kecil dibandingkan dengan fear of missing out,&#13;
yang juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai T hitung 3.990 &gt; T tabel 1.98045.&#13;
Selain itu, Adjusted R-Square sebesar 0.173 mengindikasikan bahwa 17,3% perilaku&#13;
pembelian impulsif dapat dijelaskan oleh kedua variabel ini, sementara 82,7%&#13;
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.&#13;
Kata Kunci : Shopee, Impulsive Buying, Promosi, Fear Of Missing Out,&#13;
Mahasiswa Universitas Syiah Kuala.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147507</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 13:51:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 15:07:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>