<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147493">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN RISIKO PADA REKONSTRUKSI PERUMAHAN PASCABENCANA BERBASIS MASYARAKAT DI KABUPATEN PIDIE JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL MALAHAYATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Teknik (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rekonstruksi perumahan pascabencana merupakan proses yang kompleks dan&#13;
menantang, terutama dalam manajemen risiko yang dapat mempengaruhi biaya,&#13;
mutu dan waktu penyelesaian proyek. Pendekatan berbasis masyarakat diterapkan&#13;
dalam proses rekonstruksi perumahan pascabenca gempa berkekuatan 6,5 Mw pada&#13;
7 Desember 2016, meski menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan&#13;
menganalisis potensi risiko terhadap biaya, mutu, dan waktu penyelesaian&#13;
rekonstruksi perumahan berbasis masyarakat berdasarkan perspektif pemangku&#13;
kepentingan. Perspektif pemangku kepentingan menjadi fokus utama dalam&#13;
penelitian ini yang terdiri dari pemerintah, fasilitator dan Pokmas. Faktor dan&#13;
variabel dalam instrumen ini dirancang melalui tahapan pendekatan sekuensial&#13;
berupa tinjauan literatur, dan dilanjutkan dengan wawancara semi terstruktur, dan&#13;
Focus Group Discussion (FGD) dan penyebaran kuisioner kepada 146 responden.&#13;
Analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan&#13;
metode tematik, statistik deskriptif dan inferensial, indeks frekuensi (FI), indeks&#13;
keparahan (SI), dan indeks kepentingan risiko (RII). Penelitian ini telah&#13;
mengidentifikasikan 71 variabel dan 10 faktor risiko. Risiko yang paling signifikan&#13;
mencakup variabel kurangnya fasilitator (E1) dan kurangnya pengawasan oleh&#13;
fasilitator (E6) auntuk aspek terhadap biaya. Dari aspek mutu, variabel risiko&#13;
potensial adalah pada variabel kurangnya fasilitator (E1). Sedangkan pada aspek&#13;
waktu adalah variabel kurangnya fasilitator (E1), kurangnya tenaga kerja (C1) dan&#13;
lambatnya proses pencairan dana (G1). Analisis risiko kualitatif menemukan&#13;
tingkat risiko dalam kategori &quot;Significant&quot;, &quot;High&quot;, &quot;Mediate&quot;, dan &quot;Low&quot;.&#13;
Variabel risiko yang masuk pada tingkat Significant” dan “High” adalah sebanyak&#13;
28% terhadap biaya, 20% terhadap mutu, dan 30% terhadap waktu. Temuan ini&#13;
memberikan pengetahuan strategis untuk mengelola risiko pada proyek&#13;
rekonstruksi perumahan berbasis komunitas, dengan prioritas mitigasi pada&#13;
variabel risiko signifikan untuk memastikan keberhasilan proyek.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 13:22:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 14:57:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>