Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KERUSAKAN DAN KERUGIAN AKIBAT BANJIR TERHADAP BANGUNAN RUMAH DI KECAMATAN TEUNOM KABUPATEN ACEH JAYA
Pengarang
T. Mimi Agus Syahyadi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0604101010120
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik Univesitas Syiah Kuala., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kegagalan bangunan yang terjadi karena faktor bencana alarm diantaranya banjir, dimana suatu kawasan tergenang oleh air akibat tingginya curah hujan dalam suatu masa tertentu mengakibatkan kerusak.an pada komponen bangunan. Kecarnatan Teunom merupakan salah sat yang sering dilanda banjir, Penelitian ini bertujuan mengidentifilaasi jenis-jenis kerusakan bangunan, nilai kerugian fungsi fisik bangunan dan biaya kerugian bangnan akibat banjir di Kecamatan Teunom. Ruang lingkup penelitian ini harya peda 2 desa yang mengalami benjir pada tahun 2011. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner, wawancara dan observasi lapang kepeda penduduk yang bangunan rumah yang terkena banjir. Pengolahan data dilakukan dengan metode analisa kerugian fungsi fisik bangunan, analisa Frequency Index (Fl) dan analisa biaya kerugian dan memanfaakan alat bantu komputasi yaitu Microsoft Excel 2007. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jenis kerusakan yang paling tinggi pada bangunan rumah terletak non panggung peda komponen plasteran lantai dengan nilai Fl sebesar 0,63 dan bangunan rumah panggung pada komponen struktur sekunder dengan nilai Fl sebesar 0.53. Kerugian fungsi fisik aspek arsitektur pada bangunan rumah non panggung berkisar 1,52% sampai dengan 4,46% dan bangunan rumah panggung berkisar 1,5% sampai dengan 2,54%. Kerugian fungsi fisik aspek struktur pada bangunan rumah non panggung berkisar I,5% sampai dengan 25% dan bangunan rumah panggung berkisar 3% sampai dengan 6,25%. Biaya kerugian bangunan rumah non panggung berkisar antara Rp. 3.541.050,00 sampai deogan Rp. 18.885.600,00 dengan total biaya kerugian pada rumah non panggung sebesar Rp. 88.221.982,00 dengan rata-rata biaya kerugian Rp. 8.822.200,00. Biaya kerugian bangunan rumah panggung berkisar antara Rp. 4.815.828,00 sampai dengan Rp. 8.026.380,00 dengan total biaya kerugian bangunan rumah panggung sebesar Rp. 89.140.032,00 dengan rata-rata biaya kerugian Rp. 5.942.700,00. Total kerugian bagunan rumah akibat banjir di Kecamatan Teunom sebesar Rp. 177 .362. 100,00.
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAN KERUGLAN AKIBATRNRNBANJIR PADA BANGUNAN PERUMAHANRNRNDI KOTA LHOKSUKON (Wirdatul Ahya, 2024)
IDENTIFIKASI KERUGIAN PADA BANGUNAN RUMAH AKIBAT BANJIR DI DESA PULO ARA PEUDADA KABUPATEN BIREUEN (Siska Utami Nura, 2024)
ANALISIS KERENTANAN FISIK BANGUNAN AKIBAT BANJIR GENANGAN (INDRA SATRIA, 2019)
IDENTIFIKASI DAMPAK BANJIR ROB DI KEC. JOHAN PAHLAWAN, ACEH BARAT (M. FADEL SYAHRI, 2024)
PENILAIAN SEISMIK BANGUNAN TEMPAT TINGGAL AKIBAT GEMPA DI KABUPATEN PIDIE JAYA (Ishmah Amrina, 2020)