EFEKTIVITAS POLA TATANAN RUANG DAN SIRKULASI MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH TERHADAP KENYAMANAN PENGUNJUNG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EFEKTIVITAS POLA TATANAN RUANG DAN SIRKULASI MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH TERHADAP KENYAMANAN PENGUNJUNG


Pengarang

Safriza Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Safwan - 197001011997021001 - Dosen Pembimbing I
Cut Nursaniah - 196810131999032002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2204204010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam perjalanan sejarahnya, masjid telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam bentuk bangunan maupun fungsi dan perannya. Pola tatanan ruang masjid yang baik akan memberikan efek kenyamanan, ketentraman, serta kesejukan dan hal positif lainnya bagi pengunjung. Masjid Raya Baiturrahman tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga destinasi wisata religi dengan daya tarik arsitektur dan sejarah yang signifikan. Sebagai ikon religi dan arsitektur, masjid ini telah mengalami renovasi besar yang mencakup penambahan fasilitas modern, seperti payung hidrolik-elektrik dan area rubanah. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan hubungan antara pola tatanan ruang, sirkulasi, dan faktor kenyamanan yang dirasakan pengunjung, termasuk aksesibilitas bagi kelompok difabel. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan analisis deskriptif. Penelitian ini merumuskan jenis pola tatanan ruang dan sirkulasi masjid, faktor kenyamanan fisik, kejelasan orientasi, serta pengaruh lingkungan terhadap pengalaman pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola tatanan ruang yang baru memiliki dampak positif terhadap kenyamanan pengunjung secara umum. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti aksesibilitas untuk kelompok difabel dan kejelasan orientasi sirkulasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi perencanaan fasilitas publik di masa depan agar dapat mengakomodasi kebutuhan semua kalangan masyarakat. Dengan memahami hubungan antara pola ruang dan kenyamanan, hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan arsitektur masjid yang lebih inklusif dan ramah pengguna.

Kata Kunci : Masjid Raya Baiturrahman, Efektivitas, Pola Tatanan Ruang dan Sirkulasi, Kenyamanan

Throughout its history, mosques have undergone significant development in terms of architectural design, functions, and roles. A well-designed spatial layout of a mosque provides a sense of comfort, tranquility, coolness, and other positive effects for visitors. The Grand Baiturrahman Mosque serves not only as a place of worship but also as a religious tourism destination with significant architectural and historical appeal. As a religious and architectural icon, the mosque has undergone extensive renovations, including the addition of modern facilities such as hydraulic-electric umbrellas and basement areas (rubanah). The objective of this study is to establish the relationship between spatial layout, circulation patterns, and factors influencing visitor comfort, including accessibility for people with disabilities. This research employs a qualitative approach with methods of observation, interviews, and descriptive analysis. The study identifies the types of spatial layouts and circulation patterns in the mosque, factors contributing to physical comfort, clarity of orientation, and the influence of the environment on visitor experiences. The findings reveal that the new spatial layout positively impacts overall visitor comfort. However, certain aspects require improvement, such as accessibility for people with disabilities and clarity in circulation orientation. This research provides critical recommendations for future public facility planning to better accommodate the needs of all community groups. By understanding the relationship between spatial design and comfort, the findings are expected to contribute to the development of more inclusive and user-friendly mosque architecture. Keywords: Grand Baiturrahman Mosque, Effectiveness, Spatial Layout and Circulation Patterns, Comfort

Citation



    SERVICES DESK