<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147365">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI  SPESIES DAGING DENGAN MENGGUNAKAN ANTIGEN ABON SAPI SECARA  IMUNOLOGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raike Fatmila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Suatu penelitian tentang &quot;Identifikasi  Spesies Daging dengan Menggunakan Antigen  Abon  Sapi  Secara  lmunologi&quot; telah  dilakukan  di  Laboratorium   Teknologi Pengolahan   Daging   dan   Ikan  Jurusan   Peternakan   Fakultas   Pertanian   Universitas Syiah  Kuala  Penelitian  ini dilakukan  selama  114 hari dari  Tanggal  20  Mei sampai dengan  10 September  2010, bertujuan untuk mendapatkan prosedur  yang tepat dalam mengidentifikasi  keaslian   daging  dari  suatu  produk  dengan   uji  secara   imunologi. Penelitian  ini menggunakan Abon Sapi yang diekstrak  menjadi Antigen  dan dua ekor kelinci jenis kelamin jantan  sebagai  hewan  percobaan. Antigen  tersebut  diinjeksi ke kelinci  dan  selanjutnya  didapatkan   Antibodi.  Metode   yang  digunakan   adalah   uji imunologi Antigen  dan Antibodi dengan  menggunakan agar gel presipitas. Parameter yang  diamati  adalah  terbentuknya   garis  presipitasi  diantara  Antigen  dan  Antibodi. Hasil  dari  pengujian Antigen  dan Antibodi  menunjukkan bahwa  Antigen  Abon  Sapi (F) tidak  dapat  mendeteksi  pemalsuan  daging  dan  olahannya.  Antibodi  Abon  Sapi belum  mampu  mencapai  titer yang dapat  merangsang  pembentukan garis presipitasi. Hal    ini    disebabkan     proses    pembuatan    abon    melalui    beberapa    tahap    yang menyebabkan  protein  yang terkandung  dalam abon tersebut sudah terdenaturasi.&#13;
&#13;
Kata   kunci   :       ldentifikasi,   Antigen   Abon   Sapi,   Antibodi,   Uji   Imunologi,   Garis presipitasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147365</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 10:15:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 10:15:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>