<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147359">
 <titleInfo>
  <title>KEKUATAN PEMBUKTIAN KESAKSIAN ANAK KORBAN DALAM JARIMAH PELECEHAN SEKSUAL RN(SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH TAPAKTUAN)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANANDA RAHMAH SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Adanya kasus pelecehan seksual yang terjadi pada anak mengharuskan anak untuk hadir di persidangan sebagai saksi korban untuk memberikan kesaksiannya tanpa disumpah. Hadirnya saksi anak selaku korban ini tidak dianggap sebagai alat bukti sah, namun hanya sebagai petunjuk saja. Hal ini karena anak termasuk ke dalam golongan Pasal 167 Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat, yang boleh diperiksa untuk memberi keterangan tanpa sumpah. Kesaksian anak yang hanya dianggap sebagai petunjuk tersebut membuat kesaksian anak tidak memiliki kekuatan pembuktian yang kuat, penilaiannya bergantung pada kebijaksanaan hakim. Pada Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan, sepanjang tahun 2022-2023 terdapat 5 perkara pelecehan seksual pada anak yang menghadirkan anak sebagai saksi korban.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan tentang pertimbangan hakim terhadap kesaksian anak selaku korban pelecehan seksual dalam menjatuhkan pidana, kekuatan pembuktian kesaksian anak selaku korban dalam jarimah pelecehan seksual, dan akibat hukum terhadap kesaksian anak selaku korban dalam jarimah pelecehan seksual.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris. Data diperoleh dari penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden. Sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku, makalah, jurnal, dan perundang-undangan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam menilai kesaksian anak selaku korban pelecehan seksual dipengaruhi oleh beberapa alasan, yaitu konsistensi anak dalam menyampaikan kesaksiannya dan gerak gerik anak saat menyampaikan kesaksiannya, keterangan saksi lain di bawah sumpah, keterangan ahli, alat bukti surat, barang bukti, dan pengakuan terdakwa. Keterangan saksi anak yang diberikan tanpa sumpah tidak merupakan alat bukti, namun hanya sebatas petunjuk yang dapat memperkuat keyakinan hakim saja. Akan tetapi, keterangan saksi anak selaku korban ini dinilai sangat penting untuk meyakinkan hakim. Hal ini karena, untuk menciptakan suatu keputusan yang mendekati kebenaran materil membutuhkan keyakinan hakim. Terdapat beberapa akibat hukum dari hadirnya anak korban dipersidangan, adapun dampak baik dari dihadirkannya anak di persidangan adalah untuk kepentigan anak sendiri, dengan hadirnya anak dapat memberikan fakta hukum yang jelas dan dapat memperjelas alur cerita mengenai kejadian yang telah anak alami. Sedangkan dampak buruknya adalah kemungkinan timbulnya beban psikologis dan trauma bagi anak.&#13;
Saran kepada pemerintah aceh untuk dapat mempertimbangkan perubahan Qanun Acara Jinayat agar terciptanya suatu aturan baru mengenai bobot kesaksian anak, mengingat pentingnya suara korban anak dalam pembuktian kasus tersebut, serta diperlukan adanya pendampingan psikolog anak untuk menjaga mental dan mengurangi dampak psikologis pada anak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 09:44:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 10:01:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>