<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147339">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) SUBSIDI PERTALITE TERHADAP USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MOCHICHA DI DESA NEUSU ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suci Novia Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha yang dimiliki oleh individu produktif dan memenuhi kriteria sektor mikro yang telah ditetapkan oleh undang-undang. UMKM tentu membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) untuk memperoleh bahan baku produk dan proses pemasaran produk. BBM yang paling umum digunakan adalah BBM bersubsidi Pertalite. Kenaikan harga BBM memberikan dampak terhadap UMKM secara langsung dan tidak langsung meliputi beban operasional, bahan baku serta mempengaruhi pendapatan yang diterima oleh UMKM. Oleh karena itu dilakukan analisis dampak kenaikan harga BBM Pertalite terhadap pendapatan UMKM. &#13;
	Penelitian ini dilakukan pada UMKM Mochicha di Desa Neusu Aceh, Kota Banda Aceh pada bulan Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan studi kasus dengan metode analisis perhitungan kuantitatif dan uji T sampel berpasangan. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi langsung pada pelaku UMKM Mochicha dan data sekunder diperoleh dari studi pustaka. Variabel dalam penelitian ini berupa pendapatan, penerimaan, biaya produksi, biaya variabel,  biaya tetap, harga produk, modal, dan harga BBM. &#13;
	Hasil penelitian menunjukkan perbedaan nilai penerimaan, pengeluaran dan pendapatan pada UMKM Mochicha sebelum dan setelah kenaikan BBM. Nilai penerimaan rata-rata yang diperoleh sebelum kenaikan BBM adalah Rp5.912.885 sedangkan setelah kenaikan BBM menjadi Rp6.880.769. Nilai total pengeluaran sebelum kenaikan BBM adalah Rp4.674.102, sedangkan setelah kenaikan BBM menjadi Rp5.055.349. Sehingga nilai pendapatan rata-rata harian yang diperoleh UMKM Mochicha sebelum kenaikan BBM sebesar Rp1.238.783 dan meningkat menjadi Rp1.825.420 setelah kenaikan BBM Pertalite. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai sig. 2-tailed sebesar 0,000 yang menunjukkan kenaikan harga BBM pertalite berdampak nyata terhadap pendapatan yang diterima. Kuantitas penjualan UMKM Mochicha mengalami penurunan setelah kenaikan BBM pertalite, namun penerimaan yang diperoleh justru mengalami kenaikan dikarenakan adanya penyesuaian harga jual oleh UMKM Mochicha.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 09:07:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 09:58:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>