<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147327">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PRESENTASI DIRI DI INSTAGRAM PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fadhia Sahlaa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Instagram memungkinkan penggunanya untuk membangun citra diri sesuai dengan&#13;
keinginan melalui berbagai strategi presentasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk&#13;
mendeskripsikan strategi presentasi diri yang digunakan oleh mahasiswa Ilmu&#13;
Komunikasi Universitas Syiah Kuala di Instagram. Penelitian ini menggunakan teori&#13;
Dramaturgi dari Erving Goffman dan model strategi presentasi diri dari Jones &amp;&#13;
Pittman. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan&#13;
fenomenologi, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur&#13;
dengan enam informan, terdiri dari tiga influencer dan tiga followers dari masingmasing influencer di Instagram. Dokumentasi aktivitas dari lima unggahan masingmasing informan influencer di Instagram juga dianalisis untuk memperkuat data. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa dari kelima strategi, ketiga informan influencer hanya&#13;
menggunakan dua strategi saja, yaitu strategi ingratiation dan self promotion. Dari&#13;
kedua strategi yang digunakan, ketiga informan influencer paling dominan&#13;
menggunakan strategi self promotion. Strategi ini mereka gunakan untuk&#13;
mempromosikan diri mereka sesuai dengan ciri khas dan karakternya masing-masing.&#13;
Efek tidak langsung juga muncul pada strategi menunjukkan diri sebagai panutan&#13;
(exemplification). Meskipun ketiga informan influencer tidak menggunakan strategi&#13;
ini, ketiga informan followers mereka justru mengaku menjadikan mereka sebagai&#13;
panutan. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan Instagram sebagai front&#13;
stage dalam teori dramaturgi memungkinkan mahasiswa untuk menampilkan citra&#13;
yang diinginkan di hadapan audiens, sementara backstage mereka tetap tersembunyi&#13;
dari publik. Fenomena ini menegaskan bahwa media sosial, khususnya Instagram,&#13;
berperan penting dalam pembentukan personal branding bagi mahasiswa.&#13;
Kata Kunci: Strategi, Presentasi Diri, Instagram, Dramaturgi, Mahasiswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147327</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 23:12:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 09:18:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>