<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147315">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MODAL MELAUT NELAYAN PANCING ULUR BERDASARKAN GT (GROSS TONAGE) KAPAL DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. AZZAM ANBIYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Modal merupakan salah satu aspek penting bagi nelayan untuk melaut. Modal melaut nelayan pancing ulur tidak hanya mencakup investasi dalam kapal itu sendiri, tetapi juga dalam logistik yang terkait dengan operasional sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi variabel kebutuhan perbekalan konsumsi, bahan bakar, perlengkapan melaut, dan kebutuhan lainnya terhadap modal melaut nelayan pada berbagai kategori ukuran GT kapal dan menentukan model hubungan antara indikator kebutuhan modal melaut dengan variabel modal melaut pada kapal berukuran GT yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September 2024 bertempat di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja. Pengambilan jumlah sampel dilakukan sebanyak 10% dari tiap populasi kapal pancing ulur. Jenis data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah metode persamaan permodelan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas terhadap modal melaut, kebutuhan bahan bakar dan air bersih memiliki pengaruh dominan di semua kategori GT. Perbekalan konsumsi memberikan pengaruh signifikan khususnya pada kapal dengan GT besar. Sedangkan kebutuhan perlengkapan dan kebutuhan lainnnya menunjukkan pengaruh yang lebih bervariasi, tergantung pada ukuran kapal. Evaluasi model nilai R² menunjukkan hubungan yang kuat antara variabel bebas dengan modal melaut, terutama pada kategori GT 1-5 (R² = 0,993) dan GT 21-30 (R² = 0,969) Nilai Goodness of Fit (GoF) yang tinggi pada semua kategori GT mengindikasikan model memiliki kecocokan yang baik dalam menjelaskan hubungan antarvariabel.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Modal melaut, Pancing ulur, Structural equation modeling, Variabel bebas&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147315</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 19:29:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-15 09:14:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>