PENGARUH KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DENGAN PENINGKATAN KINERJA MANAJERIAL (STUDI EMPERIS PADA LEMBAGA FERBANKAN KONVENSIONAL DI KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERATING TERHADAP HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DENGAN PENINGKATAN KINERJA MANAJERIAL (STUDI EMPERIS PADA LEMBAGA FERBANKAN KONVENSIONAL DI KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Dilla Agradini - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111310033

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Budaya organisasi yang kuat dan sehat di setiap perusahaan akan berdampak positif di perusahaan tersebut. Dengan adanya budaya organisasi kuat dan sehat dapat difungsikan sebagai tuntutan yang mengikat para karyawan karena diformulasikan secara formal ke dalam berbagai peraturan dan ketentuan perusahaan. Dengan budaya organisasi akan menciptakan peningkatan produktifitas, dan kinerja karyawan dan kepuasan kerja. Kajian-kajian sebelumnya banyak memperhatikan masalah kepuasan kerja sebagai salah satu yang timbul perilaku organisasi. Kepuasan kerja merupakan dimensi penting bagi organisasi, tanpa adanya kepuasan kerja pada dari anggota organisasi akan mempengaruhi pencapaian kinerja pribadi, kinerja kelompok dan kinerja organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh budaya organisasi terhadap peningkatan kinerja manajerial memberikan bukti empiris mengenai kepuasan kerja scbagai dan variabel moderating berpengaruh terhadap hubungan budaya organisasi dcngan peningkatan kinerja manajerial pada Lembaga Perbankan Konvensional di Kota Banda Aceh Populasi dalam Penelitian ini adalah Lembaga Perbankan Konvensional di Kota Banda Aeh. Sedangkan sampel penelitian managers middle. Pemilihan sampel dilakukan secara Purposive sampling. Dalam hal ini, penulis menetapkan sampel sebanyak 36 orang yang akan dijadikan sebagai responden dan mereka dari manajer tingkat menengah (middle manager) pada lembaga perbank.an konvensional di Kota Banda Aceh. terdiri Berdasarkan hasil penelitian (uji hipotesis I) berdasarkan pengujian secara simultan diperoleh Fhitung sebesar 11.721, sedangkan Ftabel pada tingkat signifikansi a = 5 % adalah sebesar 4.027. Hal ini memperlihatkan bahwa Fhitung > Ftabel,. dengan tingkat probabilitas 0.001. Dengan demikian hasil perhitungan ini dapat di ambil suatu keputusan menerima hipotesis alternatif (Ha) dan menolak hipotesis nol (Ho), artinya bahwa variabel budaya organisasi (x1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja manajerial perbankan konvensional di Kota Banda Aceh. Hasil pengujian hipotesis (uji hipotesis 2) secara simultan diperoleh Fhitung sebesar 37.109, sedangkan Ftabel pada tingkat signifikansi a = 5 % adalah sebesar 2.832. Hal ini memperlihatkan bahwa Fhitung >Ftabel, dengan tingkat probabilitas 0.000. Dengan demikian hasil perhitungan ini dapat di ambil suatu keputusan bahwa menerima hipotesis alternatif dan menolak hipotesis nol, artinya bahwa variabel budaya organisasi (x1), kepuasan kerja (x2), dan Interaksi [xI & x2] (x3), secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja manajerial pada perbankan konvensional di Kota Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK