<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147205">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI RISIKO PENYEBAB COST OVERRUN PADA PROYEK JALAN TOL SIGLI-BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rachel Shafa Nadhira Lubis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pelaksanaan proyek pembangunan tidak dapat dihindari dari risiko, mulai dari&#13;
tahap pelaksanaan konstruksi. Ketetapan dalam menerapkan manajemen risiko&#13;
adalah kunci untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan proyek. Faktor&#13;
kesesuaian biaya dapat menjadi salah satu indikator utama bagi klien sebagai&#13;
pemilik proyek. Namun risiko ketidaksesuaian biaya kerap terjadi pada proyek&#13;
konstruksi. Risiko ini disebut juga dengan cost overrun atau pembengkakan biaya.&#13;
Semakin besar ukuran suatu proyek berarti semakin besar risiko yang harus&#13;
dihadapi. apabila risiko tersebut tidak ditangani dengan benar maka akan&#13;
mengakibatkan dampak yang salah satunya berupa pembengkakan biaya (cost&#13;
overrun). Cost Overrun adalah biaya konstruksi suatu proyek yang pada saat&#13;
tahap pelaksanaan, melebihi (budget) anggaran proyek yang ditetapkan ditahap&#13;
awal (estimasi biaya), sehingga menimbulkan kerugian yang signifikan bagi pihak&#13;
kontraktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko&#13;
penyebab terjadinya cost overrun pada proyek konstruksi jalan tol Sigli-Banda&#13;
Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan&#13;
kuesioner kepada responden kemudian jawaban dari responden dianalisis&#13;
menggunakan metode uji statistika, analisis frequency index (FI), analisis severity&#13;
index (SI) untuk mengevaluasi tingkat risiko dan dampaknya terhadap&#13;
kelangsungan proyek. Objek penelitian adalah tim pelaksana proyek jalan yang&#13;
sedang mengerjakan proyek konstruksi jalan dijalan tol Sigli-Banda Aceh.&#13;
Penelitian ini terdiri dari 87 populasi dengan 47 sampel. Penelitian ini&#13;
mengidentifikasi sembilan faktor risiko yang berpengaruh terhadap pelaksanaan&#13;
proyek jalan tol Sigli-Banda Aceh. Tingkat faktor risiko ini dalam kategori high&#13;
dan medium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling&#13;
dominan adalah kenaikan harga material yang tercatat pada kategori extreme&#13;
dengan nilai risiko 16. Kenaikan harga material ini menunjukkan dampak yang&#13;
signifikan terhadap total biaya proyek, sehingga memerlukan perhatian khusus&#13;
dalam perencanaan dan pengelolaan risiko proyek.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 14:19:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 14:46:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>