<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="147153">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA SISTEM VENTILASI ALAMI PADA MASJID TUHA ULEE KARENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NATASYA ZAHIRA SHOFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Arsitektur</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kenyamanan termal merupakan aspek penting dalam desain masjid untuk&#13;
mendukung kenyamanan jamaah selama beribadah. Masjid yang menjadi objek&#13;
penelitian adalah Masjid Tuha Ulee Kareng yang merupakan bangunan bersejarah&#13;
yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis kinerja sistem ventilasi alami berbasis stack effect dalam mendukung&#13;
kenyamanan termal di Masjid Tuha Ulee Kareng yang menggunakan desain&#13;
arsitektur vernakular. Pengukuran dilakukan selama tiga hari pada bulan Agustus&#13;
2024 pada berbagai titik dan ketinggian di dalam masjid dengan&#13;
mempertimbangkan parameter lingkungan fisik dan persepsi pengguna. Data&#13;
dianalisis menggunakan indikator Predicted Mean Vote (PMV), Predicted&#13;
Percentage of Dissatisfied (PPD), dan Standard Effective Temperature (SET) yang&#13;
dihitung dengan bantuan software CBE Thermal Comfort Tool lalu dibandingkan&#13;
dengan standar kenyamanan termal SNI 03-6572-2001 dan ASHRAE-55. Hasil&#13;
analisis menunjukkan bahwa perbedaan suhu vertikal signifikan pada pagi dan&#13;
siang hari dengan stack effect yang bekerja lebih baik pada waktu tersebut. Namun,&#13;
nilai perhitungan Temperatur Efektif (ET) serta nilai PMV, PPD, dan SET&#13;
menunjukkan bahwa kondisi termal masjid tidak memenuhi standar kenyamanan&#13;
termal, terutama pada waktu salat Zuhur dan Ashar ketika suhu ruangan lebih tinggi&#13;
dari zona nyaman yang ditetapkan oleh SNI dan ASHRAE. Meskipun jamaah&#13;
merasa kurang nyaman secara termal tetapi sebagian besar dapat menoleransi&#13;
keaadan termal tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk&#13;
evaluasi ventilasi alami pada bangunan bersejarah lainnya.&#13;
Kata kunci : Masjid Tuha Ulee Kareng, Vernakular, Kenyamanan Termal, Stack&#13;
Effect, Indeks PMV, PPD dan SET</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>147153</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 12:11:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 14:16:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>