<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14715">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fathiyah Adisza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Gagal jantung merupakan keadaan dimana terjadi kegagalan ventrikel kiri dan atau kanan jantung yang mengakibatkan ketidakmampuan jantung dalam memberikan cardiac output yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan, dan menyebabkan terjadinya kongesti pulmonal dan sistemik. Pasien gagal jantung sering bangun tengah malam dikarenakan dispnu nokturnal paroksismal dan batuk. Hal tersebut menyebabkan kualitas tidur pasien akan menurun. Tidur yang berkualitas buruk dapat mempengaruhi fungsi kognitif dan motorik, penurunan produktivitas, perubahan mood, penurunan daya ingat, disorientasi, gangguan keseimbangan, psikologis, dan penurunan status fungsional, hal ini sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien gagal jantung. Teknik pengambilan sampel adalah quota sampling dengan jumlah sampel 49. Analisa data penelitian dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan kualitas tidur buruk memiliki kualitas hidup kurang dengan persentase 47,2% sedangkan kualitas hidup baik hanya 25%. Responden dengan kualitas tidur baik memiliki kualitas hidup baik dengan persentase 46,2% sedangkan kualitas hidup kurang hanya 15%. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan kualitas tidur terhadap kualitas hidup pasien gagal jantung dengan nilai p value 0,006 (</note>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP QUALITY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HEART FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.129</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14715</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-07-09 13:05:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-07-27 12:55:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>