<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146973">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS SITOTOKSIK DAN ANTIPROLIFERASI DARI EKSTRAK DAN FRAKSI KUBIS PUTIH TERHADAP MEKANISME PENGHAMBATAN SIKLUS SEL PADA SEL KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INTAN NURUL AKMAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kanker payudara adalah kanker paling umum pada wanita di dunia, mencakup 30,8% kasus kanker pada wanita di Indonesia dan menyebabkan 20,4% kematian akibat kanker. Kemoterapi efektif menekan sel kanker, namun memiliki efek samping akut dan toksisitas jangka panjang. Oleh karena itu, pengembangan agen antikanker dari bahan alam, seperti kubis putih (Brassica oleracea var. Capitata L) , menjadi alternatif yang penting. Kubis putih pada penelitian ini diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, yang selanjutnya di fraksinasi menggunakan pelarut etil asetat. Analisis senyawa bioaktif dilakukan menggunakan GC-MS dan LC-HRMS. Aktivitas sitotoksik ekstrak dan fraksi kubis putih ditentukan dengan mengamati aktivitas sitotoksik terhadap sel T47D, MCF-7 dan 4T1 menggunakan metode [3- (4,5- dimetiltiazol-2-il) -2,5- difenil tetrazolium bromida] (MTT). Persentase sel hidup dan nilai IC50 selanjutnya dihitung menggunakan Microsoft excel melalui persamaan regresi linier. Pengujian penghambatan siklus sel dianalisis menggunakan metode flow cytometry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kubis putih (EEKP) mengandung senyawa turunan indole, golongan asam lemak dan golongan sterol yang berpotensi sebagai antikanker. Uji sitotoksik menggunakan metode MTT menunjukkan bahwa ekstrak etanol kubis putih (EEKP) dan fraksi etil asetat kubis putih (FEA) memiliki potensi antikanker paling baik yang ditunjukkan dari nilai IC50. EEKP dan FEA memiliki aktivititas sitotoksik moderat terhadap sel MCF-7 dengan nilai IC50 126,924 μg/mL dan 194,151 μg/mL. Aktivitas sitotoksik EEKP dan FEA tergolong lemah terhadap sel T47D dengan nilai IC50 447,386 μg/mL dan 436,754 μg/mL. Namun EEKP dan FEA tidak aktif terhadap sel 4T1 dengan nilai IC50 -78,089 μg/mL dan 726,421 μg/mL. Analisis mekanisme penghambatan siklus sel menunjukkan bahwa penghambatan siklus sel oleh EEKP dan FEA terjadi pada fase G2-M terhadap sel T47D. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol kubis putih dan fraksi etil asetat kubis putih memiliki potensi antikanker melalui mekanisme penghambatan siklus sel pada sel kanker payudara T47D.&#13;
Kata kunci: Brassica oleracea var. Capitata L., kubis putih, sel kanker payudara, sitotoksik, penghambatan siklus sel&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BREAST CANCER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.994 49</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146973</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-13 16:40:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-04 14:52:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>