<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146903">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI DAN ANALISIS BERBAGAI JENIS DAGING TERNAK DI ACEH MENGGUNAKAN LASER-INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS) YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) DAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairunnas Ahmad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kasus pemalsuan daging halal menggunakan daging babi telah banyak terjadi di Indonesia, termasuk di Aceh, provinsi dengan mayoritas muslim terbesar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan penggunaan Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) yang dikombinasikan dengan Principal Component Analysis (PCA) dan Partial Least Squares (PLS) untuk mengidentifikasi sampel daging sapi, kerbau, kambing, ayam, dan babi, serta dendeng sapi (bersertifikat halal dan tanpa sertifikat halal) dan dendeng babi di Aceh. Penelitian ini juga menganalisis pemalsuan daging sapi, kambing, kerbau, dan ayam menggunakan babi. Sampel dikumpulkan dari berbagai sumber dan dianalisis menggunakan LIBS, metode PCA digunakan untuk membedakan jenis daging secara kualitatif dan PLS menganalisis pemalsuan daging secara kuantitatif. LIBS secara efektif mengidentifikasi jenis daging di Aceh berdasarkan komposisi unsur, sementara PCA berhasil membedakan sampel daging. PLS mencapai akurasi tinggi (R2&gt; 0.99) dalam mendeteksi pemalsuan daging sapi, kerbau, kambing, dan ayam dengan nilai LOD (2.65%, 4.69%, 2.38%, dan 3.41%) dan LOQ (8.08%, 14.23%, 7.23%, dan 10.34%). Hasil ini secara signifikan meningkatkan pengembangan metode cepat dan akurat yang penting untuk keamanan halal, terutama dalam mendeteksi pemalsuan daging di Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-13 14:34:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-13 14:47:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>