<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146891">
 <titleInfo>
  <title>INTERPRETASI POTENSI LONGSOR MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DAN N-SPT DI JALAN LINTAS SEULAWAH BANDA ACEH - MEDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sulthan Khairullah Bahruddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Geofisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi jenis litologi bawah permukaan serta hubungan antara kecepatan gelombang primer (Vp) dan hasil uji penetrasi standar (N-SPT) di kawasan rawan longsor sepanjang Jalan Lintas Banda Aceh-Medan, khususnya di Km 81 Seulawah, Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan adalah seismik refraksi, yang efektif dalam memetakan struktur bawah permukaan dan menentukan karakteristik tanah. Data yang digunakan mencakup hasil pengukuran kecepatan gelombang seismik dan data N-SPT dari beberapa titik pengukuran. Proses pengolahan data dimulai dengan picking waktu tiba gelombang pertama secara manual, diikuti dengan analisis menggunakan metode time-term inversion untuk mendapatkan model kecepatan gelombang yang lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam kedalaman, ketebalan, dan kecepatan gelombang seismik pada masing-masing lapisan batuan. Lapisan pertama, yang terletak pada kedalaman 0-2 m, diidentifikasi sebagai topsoil dengan Vp berkisar antara 276-362 m/s. Lapisan kedua terdiri dari kerikil tak tersaturasi dengan Vp 363-448 m/s, sedangkan lapisan ketiga adalah lempung dengan Vp 449-580 m/s. Lapisan keempat, yang terletak pada kedalaman 8-12 m, diidentifikasi sebagai napal dengan Vp 581-661 m/s. Analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan erat antara Vp dan nilai N-SPT, di mana kenaikan Vp sejalan dengan peningkatan nilai N-SPT, meskipun ada pengecualian pada lapisan lempung yang menunjukkan sifat plastis. Temuan ini memberikan gambaran yang jelas mengenai potensi longsor di lokasi penelitian dan dapat digunakan sebagai referensi untuk mitigasi risiko longsor serta perencanaan infrastruktur di daerah tersebut.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Seulawah, longsor, kecepatan gelombang primer (Vp), uji penetrasi standar (N-SPT), bidang gelincir.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146891</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-13 14:02:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-13 14:19:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>