<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146641">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Rahmi Azalla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Perencanaan pabrik bioetanol berbahan baku kulit ubi kayu menggunakan metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) dengan kapasitas produksi 41.000 ton/tahun. Pabrik ini dirancang untuk beroperasi selama 330 hari per tahun dengan waktu operasi 24 jam per hari. Proses produksi diawali dengan persiapan bahan baku berupa pengeringan dan penghancuran kulit ubi kayu menggunakan rotary knife crusher, diikuti oleh penyaringan untuk menghasilkan partikel seragam. Tahap pretreatment dilakukan menggunakan larutan NaOH untuk menghilangkan lignin, meningkatkan aksesibilitas selulosa, dan menghasilkan pulp yang sesuai untuk proses lanjutan. Pulp ini kemudian diolah dalam reaktor SSF untuk konversi gula menjadi bioetanol secara simultan. Proses pemurnian bioetanol melibatkan distilasi bertingkat dan dehidrasi menggunakan molecular sieve, sehingga menghasilkan bioetanol berkadar kemurnian lebih dari 99,5%.&#13;
Lokasi pabrik direncanakan di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, dengan bentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT) dan struktur organisasi berbentuk garis dan staf, melibatkan 117 tenaga kerja. Kebutuhan utilitas pabrik mencakup air sanitasi 1,44 m³/jam, air pendingin 49,67 m³/jam, air umpan boiler 3,57 m³/jam, air proses 85,86 m³/jam, dan air make-up 6,71 m³/jam.&#13;
Hasil analisis ekonomi menunjukkan Fixed Capital Investment sebesar Rp 136.699.437.778, Working Capital Investment sebesar Rp 47.465.082.562, dan Total Capital Investment sebesar Rp 237.325.412.808. Total biaya produksi diperkirakan Rp 744.676.095.745 dengan hasil penjualan Rp 801.682.510.987, menghasilkan laba bersih Rp 42.754.811.432. Parameter finansial lainnya meliputi Pay Out Time (POT) sebesar 4,03 tahun sebelum pajak dan 5,32 tahun setelah pajak, Break Even Point (BEP) sebesar 25,67%, serta Internal Rate of Return (IRR) sebesar 16,14%. Berdasarkan hasil analisis tersebut, pabrik bioetanol ini dinilai layak untuk dibangun dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CASSAVA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL WASTES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHEMICAL INDUSTRIES - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>660</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146641</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-11 15:30:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-01 10:53:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>