PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ENZIM PROTEASE DARI TANAMAN BIDURI (CALATROPIS GIGANTAE) DAN LAMARNFERMENTASI TERHADAP MUTU MINYAK KELAPA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK ENZIM PROTEASE DARI TANAMAN BIDURI (CALATROPIS GIGANTAE) DAN LAMARNFERMENTASI TERHADAP MUTU MINYAK KELAPA


Pengarang

Fatrami - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705105010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kelapa (Cocos nucifera L) merupakan tanaman perkebunan asli Indonesia dengan total luas areal perkebunan mencapai 3.712 juta ha. Produksi kelapa Indonesia menempati urutan kedua dunia setelah Filipina dengan produksi 12.915 milyar butir pertahun. Sedangkan luas tanaman kelapa perkebunan rakyat di Propinsi Aceh pada tahun 2005 adalah 107.736 ha dengan produksi 65,092 ton, pada tahun 2006 berjumlah 107.736 ha dengan produksi 66,147 ton. Pada tahun 2007 luas perkebunan kelapa meningkat menjadi 108.410 ha dengan produksi 68,987 ton.
Minyak kelapa di Indonesia umumnya diolah dari kopra secara tradisional. Rendemen minyak kelapa yang dihasilkan dengan cara ini adalah sebesar 12 % sedangkan pengolahan secara enzimatis menghasilkan rendemen sebesar 22.99 %.
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari proses ekstraksi minyak kelapa dari daging buah kelapa secara enzimatis menggunakan ekstrak enzim protease dari tanaman biduri, dengan melihat konsentrasi ekstrak enzim protease dan lama fermentasi.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu konsentrasi enzim protease (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu (10 % , 20 % dan 30 % (v/b) per satuan berat daging kelapa dan lama fermentasi (L) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu (8jam, Ls= 16 jam, dan L,= 24 jam). Dengan demikian terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Parameter yang diamati pada minyak kelapa adalah rendemen, kadar air, asam lemak bebas (% FFA), bilangan peroksida, bilangan penyabunan sera uji organoleptik (hedonik) berupa warna dan aroma.
Hasil peneitian menunjukkan bah»wa konsentrasi ekstrak enzim protease berpengaruh tidak nyata terhadap asam lemak bebas (% FFA) (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK