<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146529">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI WAVELET SCATTERING TRANSFORM DAN BIDIRECTIONAL LONG SHORT-TERM MEMORY UNTUK KLASIFIKASI SPEKTROGRAM EKG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vira Miftahul Jannah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Elektrokardiogram (EKG) adalah salah satu metode yang paling penting dalam&#13;
diagnosis penyakit jantung, termasuk deteksi aritmia, yang bertujuan untuk&#13;
mengembangkan metode otomatis dalam mendiagnosis aritmia, kondisi di mana&#13;
denyut jantung tidak teratur. Aritmia dapat menyebabkan gejala seperti palpitasi,&#13;
sesak nafas, dan kelelahan, serta peningkatan risiko stroke dan serangan jantung.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode Wavelet Scattering Transform (WST) dan BiLSTM (Bidirectional Long-Term-Short Memory) untuk menganalisis sinyal EKG.&#13;
Proses ekstraksi fitur dilakukan menggunakan WST untuk mendapatkan&#13;
representasi invariant dari translasi lokal yang kemudian diubah menjadi citra&#13;
dalam bentuk spektrogram. Sinyal EKG kemudian diklasifikasikan ke dalam tiga&#13;
kelas, yaitu Normal, Supraventrikel Takikardia (SVTA), dan Ventrikel Fibrilasi&#13;
(VF), menggunakan Bi-LSTM. Hasil evaluasi model menunjukkan bahwa model&#13;
yang diusulkan berhasil mencapai akurasi pelatihan sebesar 94,66% dan akurasi&#13;
validasi sebesar 98,39%. Selain itu, untuk kelas Normal, model memiliki precision&#13;
sebesar 94%, recall sebesar 86%, dan F1-score sebesar 90%. Untuk kelas SVTA,&#13;
precision, recall, dan F1-score masing-masing mencapai 99%, 100%, dan 99%.&#13;
Sementara itu, untuk kelas VF, precision sebesar 88%, recall sebesar 95%, dan F1-&#13;
score sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan efektivitas metode yang diusulkan dalam&#13;
menganalisis sinyal EKG, yang diharapkan dapat berkontribusi pada&#13;
pengembangan metode diagnosis aritmia yang lebih akurat.&#13;
Kata Kunci: Elektrokardiogram (EKG), Aritmia, Wavelet Scattering Transform&#13;
(WST), Bidirectional Long Short-Term Memory (Bi-LSTM)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 16:00:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 16:04:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>