<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146505">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TOKSISITAS DAN POTENSI SENYAWA BIOAKTIF SEBAGAI KANDIDAT ANTIVIRUS SARS-COV-2 SECARA IN SILICO DARI TUMBUHAN KAWASAN GEOTERMAL GUNUNG KEMBAR (GK1 &amp; GK2) KABUPATEN GAYO LUES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mauly Rahadatul Aisya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Gunung Kembar yang terletak di Kabupaten gayo Lues merupakan kawasan geotermal dengan karateristik lingkungan unik yang memberikan peluang besar dalam pemanfaatan tumbuhan disekitarnya. Lingkungan ekstrem di kawasan geotermal mendorong tumbuhan untuk menghasilkan senyawa bioaktif dengan berbagai aktivitas biologis sebagai bentuk penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat toksisitas dan potensi senyawa bioaktif dari tumbuhan di kawasan geotermal Gunung Kembar (GK1 &amp; GK2) Kabupaten Gayo Lues sebagai kandidat antivirus SARS-CoV-2 melalui pendekatan in silico. Proses penelitian mencakup ekstraksi senyawa bioaktif menggunakan metode maserasi, identifikasi metabolit sekunder melalui skrining fitokimia dan instrumen Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), serta analisis kandungan logam berat dalam tumbuhan dengan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Aktivitas antivirus senyawa uji dianalisis dengan metode molecular docking terhadap protein target utama SARS-CoV-2, yaitu Main Protease (MPro) dan Papain-Like Protease (PLPro). Selanjutnya, prediksi toksisitas dilakukan menggunakan ProTox-III untuk menilai tingkat keamanan senyawa, sedangkan profil farmakokinetik (ADME) diprediksi menggunakan PkCSM untuk menilai efikasi dan keamanan senyawa dalam tubuh manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan dari kawasan geotermal Gunung Kembar memiliki variasi kandungan metabolit sekunder, seperti flavonoid, terpenoid, dan alkaloid, yang memiliki aktivitas biologis yang signifikan. Beberapa senyawa seperti Ergost-5-en-3-ol, (3.beta.)- (CAS) .DELTA.5-Ergostenol; Stigmast-5-en-3-ol, (3.beta.,24S)- (CAS) Clionasterol; Lupeol; Chondrillasterol; dan Xanthosine menunjukkan afinitas pengikatan tinggi terhadap MPro dan PLPro, dengan nilai binding affinity yang mendekati kontrol antivirus Paxlovid. Senyawa-senyawa tersebut juga memiliki tingkat toksisitas rendah dan memenuhi kriteria keamanan farmakologi berdasarkan Lipinski Rule of Five (Ro5), dengan profil farmakokinetik yang aman yang mendukung pengembangan obat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya menemukan antivirus SARS-CoV-2 berbasis bahan alam yang efektif dan aman, dengan memanfaatkan kekayaan biodiversitas lokal dari kawasan geotermal. &#13;
&#13;
Kata kunci: Geotermal, In Silico, Toksisitas, SARS-CoV-2, ProTox-III, PkCSM&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146505</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 15:08:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 15:24:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>