<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146461">
 <titleInfo>
  <title>PRELIMINARY PLANT DESIGN OF A FREE-GLYCEROL BIODIESEL USING ULTRAFILTRATION TECHNOLOGY IN THE PURIFICATION PROCESS WITH A CAPACITY OF 500.000 TONS PER YEAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.ALIF RIDHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring dengan terus berkembangnya industri yang membutuhkan bahan bakar sebagai sumber energi dalam prosesnya, permintaan bahan bakar di Indonesia semakin meningkat. Populasi yang terus bertambah setiap tahunnya juga berkontribusi terhadap potensi krisis energi. Diperkirakan bahwa permintaan minyak bumi dunia akan mencapai 109,4 juta barel per hari pada tahun 2040. Biodiesel merupakan sumber energi alternatif berupa metil ester dari asam lemak (FAME) yang dihasilkan dari minyak nabati atau hewani. Minyak kelapa sawit mentah (CPO) lebih disukai sebagai bahan baku untuk produksi biodiesel karena metode pengolahannya yang sudah mapan dan ketersediaannya yang berkelanjutan. Biodiesel biasanya diperoleh melalui proses transesterifikasi, di mana trigliserida bereaksi dengan metanol, dibantu oleh katalis, untuk menghasilkan campuran alkil ester dan gliserol sebagai produk sampingan. Namun, kadar gliserol yang tinggi dalam biodiesel dapat menyebabkan beberapa masalah seperti pembentukan endapan di tangki penyimpanan, penyumbatan filter bahan bakar, dan kerusakan injektor pada mesin diesel. Oleh karena itu, dimetil karbonat (DMC) digunakan sebagai reaktan, menggantikan metanol, untuk menghasilkan biodiesel bebas gliserol dengan produk sampingan yang lebih berharga yang disebut gliserol dicarbonat (GDC), yang biasa digunakan sebagai bahan tambahan dan pelarut dalam industri kosmetik dan farmasi.&#13;
Pabrik biodiesel bebas gliserol ini dirancang dengan menggunakan membran ultrafiltrasi sebagai teknologi dalam proses pemurniannya untuk meminimalisir proses pengolahan air limbah dan kebutuhan energi. Pabrik ini dirancang untuk memiliki kapasitas produksi 500.000 ton per tahun. Pabrik ini akan beroperasi selama 330 hari kerja per tahun dan berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Struktur organisasi yang akan digunakan adalah metode line and staff, dengan jumlah karyawan yang dibutuhkan sebanyak 123 orang untuk menjalankan perusahaan ini. Pabrik akan didirikan di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, di atas lahan seluas 25.000 m2. Sumber air untuk pabrik akan berasal dari Sungai Ular, sedangkan listrik akan dipasok oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan generator berkapasitas 1.426,96 kW.&#13;
Tujuan dari pembangunan pabrik ini adalah untuk memberikan kontribusi terhadap diversifikasi sumber energi, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam lokal.&#13;
Hasil analisis ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut:&#13;
1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp.507.447.679.477,70,-&#13;
2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 437.108.475.288,17,-&#13;
3. Total Capital Investment (TCI) = Rp.944.556.154.765,86,-&#13;
4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 9.106.944.096.953,63,-&#13;
5. Sales Revenue (SR) = Rp. 9.766.937.417.146,91,-&#13;
6. Net Profit = Rp. 505.564.338.138,39,-&#13;
7. Pay Out Time (POT) = 2,71 Tahun&#13;
8. Break Even Point (BEP) = 47,17 %&#13;
9. Internal Rate of Return (IRR) = 32,09 %&#13;
10. Rate Of Return (ROR) = 54 %&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146461</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 12:42:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 14:41:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>