<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146455">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI PERTUMBUHAN PERMUKIMAN KUMUH BARU DI KOTA BANDA ACEH DENGAN METODE CELLULAR AUTOMATA PADA TAHUN 2041</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azzilla Ladya Mastura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan wilayah bertujuan menciptakan kualitas hidup masyarakat yang baik dengan memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Pemerintah berusaha untuk melakukan pembangunan wilayah secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Namun, kualitas hidup masyarakat yang ingin diwujudkan memiliki hambatan karena keberadaan permukiman kumuh. Urbanisasi yang terus meningkat tanpa disertai dengan penyediaan rumah layak huni dapat menyebabkan timbulnya permukiman kumuh, termasuk di Kota Banda Aceh.  Meskipun pemerintah telah melakukan upaya penanganan, permukiman kumuh masih ada. Keberadaan permukiman kumuh akan memberikan dampak negatif diantaranya kesenjangan ekonomi, rumah layak huni, dan sarana prasarana dibawah &#13;
standar. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian tentang prediksi perkembangan permukiman kumuh pada tahun mendatang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode cellular automata. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder terkait sebaran permukiman kumuh dan data faktor pendorong perkembangan permukiman kumuh di Kota Banda Aceh. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dan analisis prediksi spasial pertumbuhan permukiman kumuh selama 20 tahun menggunakan Land Change Modeler (LCM) di aplikasi TerrSet. Untuk melihat hasil prediksi, penelitian menggunakan 2 skenario yaitu skenario BAU (Business As Usual) dan pembatasan pertumbuhan. Hasil analisis menunjukkan permukiman kumuh Kota Banda Aceh tahun 2041 mengalami penambahan luas sebesar 22,95 Ha dengan skenario BAU (Business As Usual)  dan dengan skenario pembatasan pertumbuhan menunjukka penambahan luas yang lebih sedikit yaitu sebesar 16,47 Ha. Hasil validasi prediksi memiliki nilai indeks kappa sebesar 0,96 merupakan kategori sangat baik dan hasil prediksi dapat digunakan. Kedua skenario menunjukkan bahwa luas wilayah permukiman kumuh akan terus berkembang di masa mendatang yang artinya &#13;
pemerintah perlu memperkuat upaya pencegahan munculnya lokasi permukiman kumuh baru meliputi kebijakan tata ruang, perbaikan infrastruktur, dan pendekatan partisipatif. Selain itu, lokasi yang berpotensi menjadi area pertumbuhan kawasan kumuh seperti kawasan yang dekat dengan jalan arteri, jalan lokal, sungai, dan kawasan komersial perlu diawasi lebih ketat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146455</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 11:55:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 14:36:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>