<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146435">
 <titleInfo>
  <title>KERAGAAN GENERSI F3 CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUUM L.) HASIL PERSILANGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKI YANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cabai (Capsicum annuum L) merupakan komoditas yang sangat digemari di Indonesia. Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berfungsi sebagai tanaman konsumsi dan tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman penampilan generasi F3 cabai hias  hasil persilangan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh yang dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2024. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor yang di uji adalah 10 genotipe generasi F3 cabai hias dengan setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Setiap percobaan terdiri dari 6 tanaman sehingga total tanaman adalah 180 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman penampilan generasi F3 cabai hias yang di uji memberikan pengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 30 dan 45 HSPT, tinggi dikotomus umur 30 dan 45 HSPT, diameter batang 45 HSPT, lebar kanopi umur 15 dan 30 HSPT, jumlah cabang produktif umur 30, 45 dan 60 HSPT. Berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi dikotomus umur 15 HSPT dan lebar kanopi umur 45 HSPT, namun berpengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 15 HSPT, diameter batang umur 15 dan 30 HSPT serta umur berbunga. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa peubah habitus tanaman yang menarik seperti menyamping, tegak dan kompak yang diwariskan dari tetuanya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 11:36:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 11:48:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>