<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146411">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI THERMOLUMINESCENT DOSIMETER UNTUK  MENGANALISIS DISTRIBUSI RADIASI PESAWAT SINAR-X</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wildatun Zahra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Penelitian ini menganalisis distribusi radiasi menggunakan dosimeter thermoluminisensi (TLD-100) pada permukaan fantom di Pusat Riset Teknologi Keselamatan Metrologi Mutu Nuklir (PRTKMMN). TLD-100 mampu menyerap radiasi, dimana material kristal lithium fluoride menyimpan energi radiasi dan melepaskannya dalam bentuk cahaya saat dipanaskan, sehingga memungkinkan pengukuran dosis radiasi secara akurat. Pengambilan data penelitian melibatkan pengukuran dosis radiasi dengan menempatkan TLD-100 di permukaan fantom dan menyinarinya menggunakan pesawat sinar-X. Dosis radiasi ditinjau berdasarkan tegangan (kV), arus waktu (mAs), dan jarak penyinaran (cm). Hasil pembacaan dosis dalam satuan nanoCoulomb (nC) dikonversi menjadi nilai bersih dosis dalam satuan milligray (mGy). Distribusi radiasi dianalisis untuk menilai keseragaman radiasi yang dipancarkan serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi ketidakseragaman radiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi radiasi sinar-X dianggap seragam dengan koefisien variasi 0,24%, yang berada di bawah batas 20% yang ditetapkan oleh BAPETEN. Uji keseragaman dosis menunjukkan bahwa distribusi radiasi pada permukaan fantom dengan menggunakan TLD-100 memenuhi standar keseragaman yang diharapkan.&#13;
Kata Kunci : TLD-100, Dosis Radiasi, Keseragaman Dosis, Pesawat Sinar-X&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146411</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 10:53:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 11:01:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>