<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146335">
 <titleInfo>
  <title>PENENTUAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN (BLACK SITE) PADA RUAS JALAN BUKLOH–ANEUK GALONG KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aldi Husnawi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan luar kota dengan penampang melintang yang relatif lurus sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas, Kecelakaan lalu lintas merupakan sebuah insiden yang terjadi di jalan secara tiba-tiba dan tanpa direncanakan, di mana satu kendaraan terlibat dengan kendaraan lain atau dengan pejalan kaki, yang mengakibatkan adanya korban jiwa dan kerugian harta benda. Data kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan Bukloh-Aneuk Galong Kabupaten Aceh Besar salah satunya adalah kecelakaan yang melibatkan satu unit kendaraan sepeda motor dengan mobil penumpang yang menyebabkan 2 orang pengendara motor meninggal dunia. Oleh sebab itu, tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengklasifikasikan data kecelakaan yang terjadi pada ruas jalan tersebut agar dapat menentukan daerah rawan kecelakaan (black site). Penentuan daerah rawan kecelakaan (black site) dapat diukur dengan menggunakan 3 metode yaitu, metode frekuensi yang menyatakan jumlah korban, metode AEK (Angka Ekivalensi Kecelakaan) untuk mendapatkan angka pembobotan, dan metode UCL (Upper Control Limit) sebagai nilai batas statik kendali mutu. Data penelitian berupa fakta atau informasi yang diperoleh dari Polda Aceh dan Unit Laka Lantas Polres Aceh Besar untuk digunakan dalam menjawab pertanyaan dan menguji hipotesis penelitian. Pengumpulan data kecelakaan pada tahun 2020-2023 dan tahun 2024 (Januari-Juli), direkap, diolah dan dianalisis berdasarkan 3 metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 segmen jalan yang ditinjau mulai dari km 12 hingga km 15 terindentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan (black site) dari tahun 2020-2024 (Januari-Juli) dengan jumlah kecelakaan yang telah terjadi sebanyak 39 kecelakaan yang melibatkan 46 sepeda motor, 9 mobil penumpang dan 8 mobil barang yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia dan 50 orang mengalami luka ringan serta jumlah kerugian material sebesar Rp.162.400.000.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146335</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 19:27:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 08:24:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>