<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146323">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI GENETIK DAN MORFOMETRIK IKAN FAMILI SCARIDAE DI PERAIRAN UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nanda Ulfa Khaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi  Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan Utara Aceh secara geografis terletak pada 5.13º – 5,97º LU dan 94,97º – 95,77º BT, yaitu diantara Laut Andaman, Samudera Hindia dan Selat Malaka. Perairan ini memiliki keanekaragaman laut yang tinggi termasuk ikan karang. Salah satu kelompok ikan yang memiliki nilai ekonomis di perairan ini adalah ikan dari famili Scaridae. Scaridae (Rafinesque, 1810), dikenal sebagai parrotfish (ikan kakatua), ialah ikan herbivora yang menghuni laut tropis, termasuk Samudra Pasifik, Hindia, dan Atlantik serta banyak ditemukan di kawasan terumbu karang. Total hasil penangkapan ikan kakatua di Aceh pada tahun 2020 mencapai 314,28 ton dan pada tahun 2021 mencapai 325,87 ton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekerabatan ikan kakatua di perairan Utara Aceh dengan menggunakan pendekatan morfologis dan genetis. Sebanyak 60 sampel ikan dari lima spesies ikan kakatua dari famili Scaridae yaitu Chlorurus capistratoides, Chlorurus sordidus, Scarus ghobban, Scarus niger dan Scarus rubroviolaceus diambil secara acak untuk analisis morfometrik sedangkan lima sampel ikan diambil dari masing-masing spesies yang digunakan untuk analisis genetik dengan menggunakan gen cytochrome oxidase Sub unit I (COI). Analisis morfometrik menunjukkan karakter panjang dasar sirip dorsal (DFBL), Panjang standar (SL) dan lebar badan (BD) Chlorurus capistratoides lebih panjang sedangkan Scarus rubroviolaceus lebih pendek dari kelima spesies yang diamati. Hasil diskriminan fungsi analisis (DFA) juga menunjukkan bahwa Chlorurus sordidus tumpang tindih dengan Chlorurus capistratoides. Hasil analisis genetik didapatkan 11 haplotipe dari 25 sampel ikan. Rata-rata jarak genetik ikan kakatua berdasarkan kimura-2-parameter dalam spesies adalah 0.0026 dengan jarak genetik terdekat yaitu Scarus rubroviolaceus dengan Scarus ghobban. Status konservasi dari keseluruhan spesies yang berhasil diamati termasuk ke dalam kategori Least concern. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai acuan dasar dalam pengelolaan sumberdaya ikan kakatua di perairan Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci : Ikan kakatua, DNA barcoding, morfometrik, analisis DFA, perairan Aceh.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146323</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 17:32:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 08:17:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>