<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146313">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DENGAN PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riskiyana Ulfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lansia dengan penurunan fungsi kognitif sering mengalami gangguan kualitas hidup yang mencakup aspek fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas hidup pada lansia dengan penurunan fungsi kognitif di Kota Banda Aceh. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 278 lansia di Kota Banda Aceh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Short Form-36 (SF-36) yang mengevaluasi 8 domain kualitas hidup dalam dua dimensi utama: fisik dan mental. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Skor rata-rata kualitas hidup keseluruhan adalah 59,27. Dimensi fisik memiliki skor rata-rata 52,97, dengan skor rata-rata teringgi berada pada domain nyeri tubuh yaitu 61,92 dan yang terendah berada pada domain keterbatasan fisik yaitu 43,97. Pada dimensi mental memiliki skor rata-rata 70,04, dengan skor tertinggi berada pada domain fungsi sosial yaitu 78,19 dan skor terendah berada pada domain keterbatasan emosional yaitu  59,71. Hasil menunjukkan bahwa kualitas hidup lansia dengan penurunan fungsi kognitif cenderung lebih rendah pada dimensi fisik dibandingkan dimensi mental. Hal ini dapat disebabkan oleh keterbatasan fisik yang lebih signifikan akibat gangguan kognitif. Upaya peningkatan kualitas hidup lansia perlu difokuskan pada intervensi yang memperbaiki fungsi fisik dan mendukung kesehatan mental mereka. Diharapkan kepada lansia untuk dapat meningkatkan infromasi kesehatan, aktivitas fisik ringan dan juga mempertahankan aktivitas sosial yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>OLDER PEOPLE - HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>613.043 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 16:36:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-10 10:54:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>