<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146291">
 <titleInfo>
  <title>NILAI RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT DAN RED CELL DISTRIBUTION WIDTH PADA NEONATUS SEPSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farish Faza Machya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Insiden sepsis pada negara berkembang sampai saat ini masih tinggi. Banyaknya faktor resiko yang mempengaruhi, menjadikan sepsis sebagai penyumbang tingginya angka kematian pada bayi. Diagnosis yang seringkali terlambat ditegakkan karena pemeriksaan kultur darah sebagai Gold Standard baru bisa didapatkan hasilnya setelah beberapa hari. Deteksi dini sepsis neonatorum dapat diltegakan salah satunya dengan pemeriksaan rasio neutrofil limfosit (NLR) dan red cell distribution width (RDW).&#13;
Tujuan: Menilai NLR, RDW dan faktor resiko pada neonatus dengan diagnosis sepsis di NICU RS Zainoel Abidin Banda Aceh dengan luaran meninggal&#13;
Metode: Penelitian ini menggunakan kohort retrospektif dengan pengambilan sampel dari data rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh, dari Februari hingga Oktober 2023. Sampel penelitian adalah pasien neonatus yang dirawat NICU dengan diagnosis sepsis yang memenuhi kriteria inklusi meliputi karakteristik demografis, hasil laboratorium, serta luaran klinis.&#13;
Hasil: diperoleh 43 sampel neonatus dengan diagnosis sepsis, sebanyak 28 pasien (65,1%) mengalami peningkatan nilai NLR dan 20 pasien (46,5%) mengalami peningkatan nilai RDW. Pada penelitian ini peningkatan nilai NLR dan RDW dengan luaran meninggal didapatkan sebanyak 74% dan 51,8% dengan karakteristik dasar tertinggi adalah persalinan SC (85,2%), neonatus preterm (66,7%) dan neonatus dengan BBLR (77,8%). &#13;
Kesimpulan: Peningkatan nilai NLR lebih banyak terjadi pada neonatus sepsis dibandingkan nilai RDW&#13;
&#13;
Kata Kunci: sepsis neonatus, Neutrophyl Lymphocyte Ratio, Red Cell Distribution Width</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146291</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 16:05:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 16:13:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>