<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146253">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN INSERTION ATTEMPT ANTARA PPDS SEMESTER TAHUN KEDUA DAN SEMESTER TAHUN KETIGA PADA PASIEN YANG DILAKUKAN TINDAKAN ANESTESI SPINAL DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rio Rinaldy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Jumlah penusukan jarum selama prosedur anestesi spinal memiliki keterkaitan signifikan dengan peningkatan risiko komplikasi, sehingga keberhasilan insertion attempt menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko tersebut. Tingkat pengalaman dan keterampilan operator, yang dapat berbeda antara PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) tahun kedua dan tahun ketiga, berperan besar dalam menentukan keberhasilan prosedur ini. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perbedaan keberhasilan insertion attempt berdasarkan tingkat pendidikan dan pengalaman sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.&#13;
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik observasional pada seluruh PPDS Anestesi Semester tahun kedua dan Semester tahun ketiga yang menjalankan anestesi spinal pada pembedahan elektif selain operasi seksio caesaria. Studi akan membandingkan insertion attempt (waktu, redireksi dan jumlah penusukan) serta komplikasi yang muncul paska tindakan.&#13;
Hasil: Sebanyak 14 PPDS Anestesi (6 tahun ketiga dan 8 tahun kedua) yang masing-masing melakukan 20 tindakan anestesi spinal, dengan total 280 tindakan. Analisis Statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada waktu dan redireksi penusukan, di mana PPDS tahun ketiga membutuhkan lebih sedikit waktu dan redireksi (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146253</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 15:17:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 15:55:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>