<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="146175">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN SERUM ANTIAGING MINYAK CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ASYIFA MAULIZA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Formulasi sediaan serum antiaging minyak cengkeh dan uji aktivitasnya sebagai antioksidan telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur aktivitas antioksidan minyak cengkeh, mutu sediaan dan aktivitas antioksidan sediaan serum antiaging minyak cengkeh. Formulasi Sediaan dibuat menjadi 4 formula dengan F0 tidak mengandung minyak cengkeh sebagai kontrol, F1, F2, F3 yang mengandung 0,1%, 0,25% dan 0,5% minyak cengkeh. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picryl-hydrazyl). Pengujian aktivitas antioksidan minyak cengkeh memiliki nilai IC50 sebesar 21,48 µg/mL dimana hasil dari IC50 ini akan digunakan sebagai konsentrasi zat aktif dari serum. Evaluasi sediaan yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji viskositas, uji sifat alir, serta uji iritasi. Sediaan juga dievaluasi dengan uji stabilitas metode cycling test. Hasil evaluasi sediaan menunjukkan formula serum F0, F1, F2, dan F3 memiliki organoleptik, pH, homogenitas dan viskositas yang memenuhi standar baik sebelum cycling test maupun sesudah cycling test. Hasil uji iritasi sediaan juga tidak mengiritasi ketika digunakan. Hasil uji aktivitas antioksidan sediaan F0, F1, F2, dan F3 memiliki nilai IC50 sebesar 382,27 µg/mL, 43,87 µg/mL, 31,63 µg/mL, dan 20,65 µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minyak cengkeh memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, dapat diformulasikan sebagai sediaan serum karena memiliki hasil evaluasi yang stabil, dan memiliki aktivitas antioksidan paling bagus pada F3 dengan kategori sangat kuat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIOXIDANTS - APPLIED NUTRITION</topic>
 </subject>
 <classification>613.286</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>146175</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 12:14:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 12:29:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>