<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145945">
 <titleInfo>
  <title>MONITORING DAN PENCEGAHAN TERHADAP SERANGAN UDP FLOODING MELALUI INTEGRASI SNORT, WAZUH DAN TELEGRAM API</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. AKHYAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi yang pesat meningkatkan kebutuhan akan sistem keamanan jaringan yang andal. Serangan seperti UDP Flooding dapat mengganggu ketersediaan dan kelangsungan operasional jaringan. Karena pemantauan jaringan secara manual kurang efisien, diperlukan solusi yang mampu secara otomatis mencegah serangan sekaligus memberikan pemberitahuan peringatan. Pada penelitian ini dibuat sistem monitoring dan pencegahan dengan mengintegrasikan Snort untuk memblokir serangan UDP Flooding, Wazuh untuk menyajikan hasil serangan dalam bentuk grafik, dan Telegram API untuk mengirim pesan alert ke smartphone. Pengiriman pesan ke telegram dilakukan dengan dua metode: langsung dari log Snort dan melalui Wazuh. Pengujian dilakukan dengan 12 kali serangan, 6 kali dengan rules Snort aktif dan 6 kali tidak aktif, dengan durasi serangan berbeda. Hasil menunjukkan Snort berhasil memblokir serangan dengan akurasi rata-rata 97,957%, Wazuh berhasil menampilkan semua alert, dan pengiriman pesan alert ke Telegram lebih cepat dengan metode langsung dari log Snort, yaitu rata-rata 1 detik dibandingkan melalui Wazuh dengan rata-rata 9,17 detik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145945</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 17:03:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-09 08:52:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>