Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TRANSFORMASI TENAGA KERJA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR INDUSTRI DI KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Riska Agustriana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0905102010017
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
338.16
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Beralihnya sebagian tenaga kerja ke sektor industri bukan merupakan persoalan yang sederhana, peranan pendidikan termasuk peningkatan ketrampilan angkatan kerja sangatlah menentukan dalam proses tersebut. Oleh karena itu, tuntutan terhadap pendidikan angkatan kerja merupakan pilihan strategis bagi peningkatan produktivitas, terutama di sektor industri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa yang mempengaruhi transformasi tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor industri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa data sekunder dalam bentuk time series.Analisis menggunakan model regresi linear berganda.
Hasil analisis penelitian secara serempak menunjukkan bahwa kesemua faktor tersebut diatas yaitu faktor Upah Pada Sektor pertanian (WP), Upah Pada Sektor industri (WI), Luas Lahan Pertanian (LLP) dan Produk Domistik Regional Bruto sektor pertanian (PDRB) terhadap jumlah tenaga kerja sektor pertanian (STKP) di Kabupaten Aceh Utara dan faktor Upah Pada Sektor industri (WI), Jumlah Industri (JI), dan Produk Domistik Regional Bruto sektor industri (PDRBI) berpengaruh nyata terhadap Demand tenaga kerja industri (DKTI). Masing-masing mempunyai pengaruh determinasi R2 sebesar 96,90% dan 86,80%.
Adapun saran yang dapat diberikan dalam usaha meningkatkan kesempatan kerja pada sektor pertanian, maka diharapkan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan besarnya upah pertanian dengan nilai output pertanian sehingga ketertarikan calon tenaga kerja pada sektor pertanian lebih besar, sedangkan untuk upah pada sektor industri agar dapat disesuaikan dengan standar hidup layak sebuah daerah. Selain itu agar dibuka lebih luas lahan pertanian sehingga ketergantungan terhadap industri tidak terlalu besar dan pada akhirnya akan meningkatkan jumlah PDRB sektoral.
Kata Kunci : Upah Pada Sektor pertanian (WP), Upah Pada Sektor industri (WI), Luas Lahan Pertanian (LLP) dan Produk Domistik Regional Bruto sektor pertanian (PDRB) terhadap jumlah tenaga kerja sektor pertanian (STKP) Upah Pada Sektor industri (WI), Jumlah Industri (JI), dan Produk Domistik Regional Bruto sektor industri (PDRBI) berpengaruh nyata terhadap Demand tenaga kerja industri (DKTI).
Tidak Tersedia Deskripsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TRANSFORMASI TENAGA KERJA WANITA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR INDUSTRI DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (Dewi Jayanti, 2020)
ANALISIS TRANSFORMASI TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR INDUSTRI DI PROVINSI ACEH (Dedi Arbi, 2021)
PERANAN SEKTOR PERTANIAN DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI ACEH (Teguh Fahrur Rozi, 2017)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTPUT DARI SISI PENAWARAN AGREGAT DI SEKTOR PERTANIAN INDONESIA (Ernawati, 2025)
PENGARUH PMDN, PMA, TENAGA KERJA DAN LUAS LAHAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) SEKTOR PERTANIAN DI PROVINSI ACEH (Evi Safira, 2017)