<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145929">
 <titleInfo>
  <title>PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAZWA NADINE</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena penganiayaan yang melibatkan anak di bawah umur di Banda Aceh menjadi masalah serius yang memerlukan penanganan hukum efektif. Penegakan hukum terhadap anak pelaku penganiayaan diatur dalam Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA), yang mengedepankan perlindungan hak anak namun kerap dianggap memberikan celah bagi anak pelaku untuk menghindari konsekuensi hukum. Masalah ini menunjukkan perlunya penegakan hukum yang dapat menumbuhkan kesadaran hukum bagi anak, sehingga perilaku menyimpang dapat dicegah di masa mendatang.&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penegakan hukum yang mampu meningkatkan kesadaran hukum anak pelaku penganiayaan, serta menjelaskan pembinaan bagi anak pelaku penganiayaan yang dapat mencegah terulangnya perbuatan tindak pidana.&#13;
&#13;
Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif, yang mengamati bagaimana norma hukum diterapkan dalam masyarakat, khususnya di wilayah hukum Pengadilan Negeri Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara lapangan dan kajian kepustakaan.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dan pembinaan terhadap anak pelaku penganiayaan di Pengadilan Negeri Banda Aceh menggunakan pendekatan edukatif, rehabilitatif, dan partisipatif, yang fokus pada pemulihan, pencegahan pengulangan tindak pidana, serta peningkatan kesadaran hukum. Melalui mekanisme diversi, anak diberi kesempatan untuk memahami kesalahannya. Anak yang tidak berhasil dalam diversi akan menjalani Pembinaan lebih lanjut di LPKA untuk mencegah pengulangan tindak pidana dan mempersiapkan mereka menjadi individu yang bertanggung jawab.&#13;
&#13;
Aparat penegak hukum disarankan untuk terus mengedepankan prinsip UU SPPA dengan pendekatan rehabilitatif bagi anak pelaku penganiayaan. Dukungan keluarga dan masyarakat penting untuk menghindari stigma negatif dan mendukung pemulihan. Edukasi masyarakat tentang mekanisme diversi juga perlu ditingkatkan agar mereka dapat membantu anak kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik bertanggung jawab.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LAW ENFORCEMENT - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345.052</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145929</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 16:28:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-14 10:56:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>