GAMBARAN SPIRITUALITAS DAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DENGAN RISIKO JATUH DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN SPIRITUALITAS DAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DENGAN RISIKO JATUH DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

FAZLA MAHWIFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Juanita - 198401132015042001 - Dosen Pembimbing I
Nurhasanah - 198307172015042003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2112101010089

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Spiritualitas diyakini menjadi salah satu koping untuk menghadapi perubahan yang
terjadi pada lansia agar tidak terjadinya distres spiritualitas. Seiring dengan proses
penuaan, lansia semakin baik dalam kehidupan keagamaannya, sehingga keyakinan
lansia semakin kuat dalam kehidupannya. Lansia mengalami berbagai perubahan
baik fisik maupun psikologis, apabila lansia tidak mampu beradaptasi dengan
perubahan akan mengalami masalah mental salah satunya depresi. Dampak depresi
dapat berupa penurunan fungsi sosial, gangguan tidur dan risiko jatuh. Risiko jatuh
yang tidak di tangani dengan baik, dapat berakibat fatal terutama pada lansia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran spiritualitas dan tingkat
depresi pada lansia dengan risiko jatuh di Kota Banda Aceh. Penelitian ini
menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi
dalam penelitian ini merupakan lansia dengan risiko jatuh di Kota Banda Aceh
dengan jumlah sampel 278 orang menggunakan rumus Cochran. Teknik
pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini
menggunakan kuesioner baku Daily Spiritual Experience Scale (DSES) dan
Geriatric Depression Scale (GDS) dalam bentuk skala likert. Hasil menunjukkan
bahwa tingkat spiritualitas lansia dengan risiko jatuh sebagian besar berada pada
kategori tinggi yaitu 96,7% dan kedekatan dengan tuhan terbanyak pada kategori
Sedekat mungkin yaitu 70,5%. Tingkat depresi pada lansia risiko jatuh sebagian
besar berada pada kategori normal yaitu 97,5%. Berdasarkan hasil penelitian
direkomendasikan kepada seluruh tenaga kesehatan di Kota Banda Aceh untuk
dapat mempertahankan aktivitaas spiritualitas lansia agar tingkat spiritualitas lansia
dikota Banda Aceh tetap terjaga dan semakin minim kejadian depresi pada lansia.

Spirituality is believed to be a coping mechanism for elderly individuals to manage changes and prevent spiritual distress. As aging progresses, older adults tend to improve their religious practices, strengthening their beliefs and inner peace. The elderly experience various physical and psychological changes, and an inability to adapt to these changes can lead to mental health issues, including depression. Depression can result in reduced social functioning, sleep disturbances, and an increased risk of falls. If not properly addressed, the risk of falls can have fatal consequences, especially for older adults. This study aimed to describe spirituality and depression levels among elderly individuals at risk of falls in Banda Aceh. A descriptive design with a cross-sectional approach was used. The population included elderly individuals at risk of falls in Banda Aceh, with a sample size of 278 determined using Cochran's formula. Sampling was conducted using an accidental sampling technique. Data were collected using standardized questionnaires: the Daily Spiritual Experience Scale (DSES) and the Geriatric Depression Scale (GDS), both employing Likert scales. Results showed that most elderly individuals at risk of falls exhibited high levels of spirituality (96,7%), with 70,5% reporting feeling "as close as possible" to God. Additionally, 97,5% of respondents were categorized as having normal depression levels. Based on these findings, it is recommended that healthcare providers in Banda Aceh continue to support spiritual activities among the elderly to maintain high levels of spirituality and reduce the occurrence of depression among this population.

Citation



    SERVICES DESK