<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145691">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN SELF-DISCLOSURE PADA REMAJA DI SMAN 7 KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ica Wardani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masa remaja merupakan tahap transisi dengan perubahan fisik, emosional, dan intelektual yang dapat mempengaruhi perilaku dan kesehatan mental remaja. Tanpa pemahaman diri dan bimbingan yang tepat, mereka rentan terhadap stres dan kenakalan. Pola asuh orang tua sangat penting untuk meningkatkan self-disclosure pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh keluarga dengan self-disclosure remaja di SMA kota Banda Aceh. Penelitian ini  merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Pengumpulan data di lakukan di SMAN 7 Banda Aceh dengan jumlah responden sebanyak 285 siswa/i. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Parental Authority Questionnaire (PAQ) untuk pola asuh keluarga dan Revised Self-disclosure Scale untuk variable self-disclosure. Data analis menggunakan uji chi-square  menunjukkan hubungan yang signifikan antara pola asuh keluarga dengan self-disclosure pada remaja. Hasil penelitian menunjukan P-value &lt; 0,001 yang menandakan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh keluarga dengan self-disclosure remaja di SMAN 7 Kota Banda Aceh. Kesimpulan penelitian ini semakin baik pemilihan pola asuh dalam sebuah keluarga semakin tinggi pula tingkat self-disclosure anak dalam keluarga. Diharapkan kepada guru bimbingan konseling (BK) dan wali kelas untuk memberikan edukasi terkait pentingnya keterlibatan pola asuh keluarga terhadap tingkat self-disclosure remaja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PARENTING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - HEALTH</topic>
 </subject>
 <classification>613.043 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145691</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 09:00:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 12:25:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>