<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145687">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG STUNTING DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RASYIQAH SYALAISHA ZAHRY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di Indonesia. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam upaya promosi, pencegahan, dan penanganan stunting, khususnya melalui pemberian edukasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang stunting di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Responden penelitian ini adalah kader kesehatan Puskesmas Ingin Jaya, Baitussalam, dan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 108 kader kesehatan. Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader memiliki tingkat pengetahuan yang baik (96,3%), sementara 3,7% berada pada kategori kader cukup. Pengetahuan kader yang baik mencakup pemahaman mengenai stunting, faktor risiko, dampak jangka panjang, dan intervesi yang diperlukan untuk pencegahannya. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa meskipun sebagian besar kader kesehatan memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, perlu dilakukan pelatihan lanjutan dan pembinaan berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan pemantauan tumbuh kembang pada balita yang dapat kader kesehatan lakukan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kader dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat agar dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Aceh Besar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145687</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 08:57:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 09:08:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>