<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145677">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN WEBGIS PERSEBARAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS DI PROVINSI ACEH DARI DATA ARSIP DIREKTORAT RESERSE KRIMINAL UMUM POLISI DAERAH ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadia Rimawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kriminalitas merupakan tindakan yang melanggar hukum dan norma sosial&#13;
 yang berdampak negatif terhadap ketertiban umum, keselamatan warga, serta&#13;
 pembangunan sosial dan ekonomi. Di Provinsi Aceh, Direktorat Reserse Kriminal&#13;
 UmumPolisi Daerah (POLDA) Aceh bertanggung jawab menangani berbagai kasus&#13;
 kriminal besar seperti pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, dan kejahatan lainnya.&#13;
 Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, peningkatan signifikan jumlah kasus&#13;
 kriminal dari tahun 2021 hingga 2023 menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk&#13;
 memetakan dan mengelola data kriminal serta menyediakan sistem untuk&#13;
 mengidentifikasi daerah rawan kejahatan. Penelitian ini bertujuan mengelola data&#13;
 kriminalitas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polisi Daerah Aceh dan menyajikan&#13;
 informasi mengenai sebaran kasus kriminal dan status penyelesaian kasus dalam bentuk&#13;
 grafik dan peta online yang interaktif. Metode pengembangan sistem ini menggunakan&#13;
 metode waterfall dengan tahapan analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian.&#13;
 Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan&#13;
 fungsionalitas dan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kegunaan.&#13;
 Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil menjalankan semua skenario Black Box&#13;
 Testing, sedangkan usability testing menghasilkan skor 81,75 dari 40 responden, yang&#13;
 berarti sistem ini masuk dalam kategori &quot;GOOD&quot;, grade scale &quot;A&quot;, dan acceptability&#13;
 range &quot;Acceptable&quot;. Dengan implementasi sistem ini, diharapkan dapat memberikan&#13;
 solusi yang efektif bagi pengelolaan data kriminalitas di Provinsi Aceh serta&#13;
 meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap daerah rawan&#13;
 kejahatan.&#13;
 Kata kunci : WebGIS, Kriminalitas, POLDA Aceh, Laravel, Leaflet, Pengelolaan Data&#13;
 Kriminal, Black Box Testing, System Usability Scale, Sistem Informasi Geografis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145677</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 06:42:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 08:27:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>