<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145655">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN SEDENTARY LIFESTYLE PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairina Nina Maharani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Akses informasi dan konektivitas antar individu dengan menggunakan media sosial sangat berkembang pesat. Media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube menyediakan platform untuk berinteraksi. Saat ini, remaja merupakan pengguna media sosial terbesar, dan kebiasaan mereka yang sering menghabiskan banyak waktu di depan layar dalam posisi duduk dapat memicu perilaku sedentari, yaitu perilaku yang mengurangi aktivitas fisik dan berisiko menyebabkan masalah kesehatan, seperti obesitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan sedentary lifestyle pada remaja di sekolah menengah pertama Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain descriptive correlative dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja di SMP 8 Banda Aceh dengan Teknik pengambilan sampel secara proportional random sampling berjumlah 234 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner data demografi, Social Media Addiction Student Form (SMAS-SF) dan Adolescent Sedentary Activity Questioner (ASAQ). Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil Analisa univariat menyatakan bahwa mayoritas penggunaan media sosial dalam kategori tinggi (59,8%) dan mayoritas sedentary lifestyle berada dalam kategori sedang (51,2%). Hasil uji chi square didapatkan sehingga bahwa terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan sedentary lifestyle pada remaja di sekolah menengah pertama Banda Aceh (p = 0,000). Sehingga dapat disimpulkan semakin tinggi penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula tingkat sedentary yang dialami oleh remaja serta sebaliknya. Diharapkan kepada sekolah untuk diberikan penyuluhan pada remaja tentang pentingnya mengelola waktu penggunaan media sosial dan meningkatkan aktivitas fisik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 21:29:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 08:13:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>