<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145643">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI QANUN NOMOR  6 TAHUN 2014 TENTANG HUKUM JINAYAT DI BIDANG KHALWAT (MESUM) PADA USAHA PENGINAPAN KOTA SABANG (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>USAHA PENGINAPAN DESA KUTA ATEUH, KECAMATAN SUKAKARYA, KOTA SABANG)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurhuza As armuna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi  Aceh  merupakan  daerah  yang  memiliki  keistimewaan  dan  kekhususan. Keistimewaan  itu  termanifestasikan  dalam  menjalani  kehidupan  beragama, pendidikan  yang  berlandaskan  pada  nilai-nilai  islam,  dan  adat  serta  menimbang peran  ulama  pada  pengambilan  kebijakan  daerah.  Maka  berdasarkan  hal  tersebut diciptakan Qanun  Nomor  6  tahun  2014  Pemerintahan  Aceh,  kebijakan  tersebut guna  tertib  dalam  menjalankan  tatanan  pemerintahan  serta  kehidupan  sosial masyarakat  terkhususnya  bagi  permasalahan  tentang  hukum  jinayat  tentang perbuatan  khalwat  di  Kota  Sabang.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk mengetahui proses implementasi kebijakan dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut bagi pemerintahan kota Sabang terkhususnya bagi pengusaha penginapan. Teori yang dirujuk pada penelitian ini yaitu implementasi kebijakan  menurut  pandangan  Edward  III.  Penelitian  ini  menggunakan  metode kualitatif  dimana  pengumpulan  data  melalui  observasi,  wawancara  serta dokumentasi dengan informan penelitian berjumlah 10 orang. hasil yang ditemukan dilapangan  menunjukan  bahwa  terdapat  beberapa  penginapan  yang  masih menerima pasangan yang Non muhrim mahram untuk menginap dalam satu kamar yang sama. Kurangnya koordinasi antar lembaga sehingga implementasi kebijakan kurang  maksimal  dijalankan.  Dan  masih  minimnya  sosialisasi  yang  dilakukan sehingga  pelanggar  pelanggar  syariat  masih  sering  dijumpai  di  tengah-tengah masyarakat.  Pelaksanaan  kebijakan  tersebut  dipengaruhi  oleh  faktor  Penghambat antara  lain  faktor  sumber  daya  dan  kurangnya  koordinasi  antar  lembaga  yang bertanggung jawab. Saran dari peneliti yaitu, agar kebijakan ini dapat berjalan harus dilakukan  revisi  terhadap  masing-masing  tupoksi  yang  diberikan  terhadap  dinas- dinas terkait. melaksanakan sosialisasi serta adanya komitmen dari tiap-tiap unit- unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Sabang dalam penegakan syariat islam di kota wisata tersebut. &#13;
 Kata Kunci : Implementasi, Qanun, Khalwat, Penginapan, Sabang</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145643</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 16:56:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-08 07:58:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>