<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145633">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA ANAK USIA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BAGAS SYAHFIKRI PRATAMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas tidur yang buruk pada remaja dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, dan performa akademik, sehingga menjadi isu penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas tidur pada siswa remaja di SMP Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Metode penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian dipilih secara total sampling pada 168 remaja di sekolah menengah pertama di Banda Aceh. Alat pengumpul data pada penelitian ini ialah menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,7% remaja memiliki kualitas tidur yang baik dengan skor PSQI ≤5. Hal ini mencerminkan latensi tidur yang baik, efisiensi tidur yang tinggi, serta minimnya gangguan tidur, sehingga mampu mendukung aktivitas di siang hari. Namun, analisis data mengungkapkan bahwa 84,5% dari siswa memiliki durasi tidur yang tidak mencukupi. Mayoritas remaja ini tetap mampu mempertahankan kualitas tidur yang baik berkat latensi tidur rendah, gangguan tidur minimal, serta efisiensi tidur yang tinggi, meskipun penggunaan smartphone sebelum tidur menjadi faktor signifikan yang dapat menurunkan kualitas tidur, terutama pada laki-laki. Program edukasi tentang pentingnya kualitas tidur dan dampak penggunaan gadget sebelum tidur penting untuk diadakan guna memberi pemahaman akan hal tersebut kepada remaja.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEENAGERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>612.821</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145633</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 16:25:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-31 16:18:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>