PENGARUH SISTEM KOMPENSASI INSENTIF TERHADAP MOTIVASI KERJA MANAJER PADA NON GOVERNMENT ORGANIZATION DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SISTEM KOMPENSASI INSENTIF TERHADAP MOTIVASI KERJA MANAJER PADA NON GOVERNMENT ORGANIZATION DI BANDA ACEH


Pengarang

Muliyadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0211320099

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kompensasi insentif sangat penting artinya bagi setiap manajer sebagai imbalan atas pengorbanan yang mereka berikan terhadap organisasi. Secara teoritis, kompensasi tidak hanya dapat berpengaruh terhadap semangat kerja. Akan tetapi juga dapat menjadi sumber motivasi dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem kompensasi insentif terhadap motivasi kerja manajer pad NGO Nasional yang beroperasi di Kota Banda Aceh Kopensasi insentif yang dimaksudkan terdiri dari kompensasi insentif finansial dan non finansial. Responden penelitian adalah sebanyak 35 orang manajer yang bekerja pada LSM Nasional di Kota Banda Aceh Pengumpulan data dilakulan dengan mengedarkan kuesioner. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan peralatan statistik regresi linier berganda (multiple regression) Hasil penelitian menunjukkan kompensasi insentif finansial dan non finansial berpengaruh positif terhadap motivasi kerja manajer operasional pada Non Government Organization (NGO) atau LSM Nasional di Kota Banda Aceh, ditunjukkan oleh peramaan + + Y 48$ 0,322X1 0,175X2. Kompensasi insentif finansial (X1) dengan nilai 022 koefisien regresi scbesar memiliki pengaruh yang lebih besar bila dibandingkan dengan kompensasi insentif non finansial (X2) dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,175. Hasil pengujian statistik menunjukkan nilai F hitung sebesar 5,735 lebih besar bila dibandingkan dengan nilai F tabel pada tingkat keyakinan 5 persen sebesar 3,296. Dengan demikian hipotesis Ha diterima, sebaliknya hipotesis Ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa secara simultan kompensasi insentif finansial dan kompensasi insentif non finansial berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja manajer operasional pada NGO Nasional di Kota Banda Aceh. Pengujian secara parsial menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,815 kompensasi insentif finansial dan sebesar I,488 untuk kompensasi insentif non finansial. Nilai t tabel pada tingkat keyakinan 5 persen menunjukksn angka sebesar 2,032. Dengan demikian dapat diartikan secara parsial hanya kompensasi insentif finansial yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja manajer Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, kompensasi insentif finansial dan non finansial berpengaruh positif secara signifikaan terhadap motivasi kerja manajer operasional pad NGO Nasional di Kota Banda Aceh Artinya semakin baik perepsi manajer terhadap kedua jeris kompensasi yang mereka terima, akan semakin tinggi pula motivasi mereka dalam bekerja

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK