<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="145565">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI  FORMALIN, BORAKS DAN METHANYL YELLOW  PADA MIE BASAH  YANG  BEREDAR DI BANDA  ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firza Gunawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mie  adalah salah    satu   makanan   hasil  olahan tepung   Yang   telah   lama  dikenal   masyarakat luas. Bahkan  seluruh  dunia  telah mengenalnya dengan nama atau  istilah  yang  berbeda.   Di  Indonesia  dikenal mie basah  dan  mie  kering.   Mie basah  pada  umumnya  merupakan industri  rumah  tangga. Dalam  pembuatan mie basah  sering  ditambahkan pengawet  untuk  mnemperpanjang masa  simpan. Proses pengawetan  bertujuan untuk   menghambat   atau   mencegah  terjadinya  kerusakan, mempertahankan       mutu,       menghindarkan     terjadinya      keracunan,     dan memperpanjang masa  penyimpanannya. Pengawet yang   aman   digunakan untuk makanan dapat bermacam-macam, namun dari  berbagai  penelitian yang dilakukan didapat bahwa 60 sampel mie basah  dari  91 pasar di Bandung positif mengandung formalin  yaitu   bahan   pengawet berbahaya yang  bukan   untuk   makanan  tetapi biasanya digunakan untuk  pengawet mayat (Anonymous, 200.). Selain  formalin, beberapa pembuat mie  juga  menambahkan boraks dan  methany yellow&#13;
          Penelitian   ini   bertujuan  untuk   mcngidentifikasi   kemungkinan  adanya formalin,  boraks, dan   pewarna kuning methanyl yellow dalam   mie  basah   yang beredar di Banda Aceh  &#13;
          Penelitian  ini   menggunakan  pendekatan  survei   yang  bersifat deskriptif atau   tinjauan  yang  mengkaji sejumlah  sampel   mie   basah   yang   diambil  dari beberapa pasar di kota  Banda  Aceh  yang memungkink.an diadakannya  pemaparan dan perbandingan terhadap keseluruhan produk  mie  basah di  wilayah  populasi,  Dalam  penelitian ini  dilakukan  pengambilan sampel  mie  basah dari  empat pasar yang ada di  Banda  Aceh. Penentuan  wilayah  sampling dilakukan berdasarkan ada tidaknya  pengrajin/pembuat mie  basah di  seputaran Banda  Aceh. Hasil  survei  di kota   Banda  Aceh  hanya  empat pasar  ini  yang menghasilkan produk  mie  basah, yaitu;      pasar   Peunayong   terdapat  dua   pengrajin,  Pasar   Gampong  Daro   dua pengrajin, Pasar Seutui satu  pengraj in dan Pasar Ulee  Kareng satu pengrajin.&#13;
          Sampel  yang diambil, disimpan dalam   wadah yang  dibuat  khusus yaitu kotak yang kedap cahaya dan  udara untuk meminimalisasikan kontaminan bakteri yang terdapat   di  udara bebas,    Kemudian sampel   dibagi   menjadi  tiga  bagian. Bagian pertama  dipertahankan dalam  keadaan segar. Sampel  bagian kedua  dicuci dengan  air  bersih.  Dan  sampel  bagian  ketiga  direbus dalarm air  mendidih    (80°  90C)  sclama  S     10 menit.  Sampel  kemudian  dianalisis di  laboratorium Balai Besar  Pengawasan Obat dan  Makanan di Banda  Aceh, yang  dilakukan pada bulan Mei - Juli 2006.&#13;
          Hasil analisis yang dilakukan terhadap 6 sampel  mie  basah  sebelum dan sesudah  di  cuci   dengan   air   bersih   memperlihatkan  bahwa  S  sampel   positip mengandung formalin  dan  l  sampel   negatif.  Hasil analisis  untuk   mie   basal setelah     direbus, dari  ke 6 sampel  yang diuji semuanya menunjukkan hasil  uji negatif.  Hal  ini tejadi karena  pada  proses perebusan formalin menguap, baik yang  terdapat pada dinding/permukaan maupun pada bagian dalam mie. Oleh lrena itu proses  penyiapan mie  yang didahului dergan penycduhan atau  perendaman ie selama S    10 merit  dalam  air mendidih, dimana suhu pada saat itu  berkisar antara  50°  90C   dapat  menghilangkan  formalin.  Namun   demikian,   penggnaan  formalin pada makanan tetap dilarang. sesuai  dengan peraturan permenkes  &#13;
          Hasil analisis  terhadap boraks,  menunjukkan bahwa  pada ke 6 sampel  mie basah tidal  terdapat boraks baik   sampel dalam  keadaan segar, setelah dicuci  dan setelah direbus.  Hal   ini  diduga  karena pada  pembuatan  mie  basah  bahan yang digunakan  sebaga  pengembang/pengenyal dan   untuk meningkatkan  tekstur mie  adalah air abu  atau   air soda  &#13;
          Sedangkan dari hasil analisis pewarna dari  6 sampel mie  terdapat 2 sampel yang menggunakan pewarna tartrain  dan sunset  yellow. Ke  2 zat  warna  ini   tidal dilarang  penggnaannya dalam makanan sedangk.an  ke  4  sampel yang   lainnya tidal terdetelsi keberadaan pewarna methanly yellow  (label 6). &#13;
          Hasil survei menunjukkan bahwa  pengetahuan pengrajin  dan   penggna mie  basah    tentang zat  tambahan yang diharang dalam makanan sangat sedikit. Hal  ini  dapat  dilihat pada  lampiran  I dan  , hasil survei  berbeda dengan hasil analisis yang dilakukan di laboratorium. Tidak  ada pengrajin yang  meggunak.an formalin  sebagai zat  tambahan  dalam mie  basah, setelah  dianalisis  ternyata 5 sampel dari  6 sampel yang dianalisis  positif mengandung formalin.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>145565</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 14:15:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-07 14:15:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>