PENJADWALAN RENCANA KEBUTUHAN BAHAN DALAM MANAJEMEN PROYEK PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN REVLTALISASI PUSKESMAS COT GLIE ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENJADWALAN RENCANA KEBUTUHAN BAHAN DALAM MANAJEMEN PROYEK PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN REVLTALISASI PUSKESMAS COT GLIE ACEH BESAR


Pengarang

Masrizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perencanaan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya proyek yang terjadi keterlambatan akibat keterbatasan persediaan yang salah satunya adalah bahan bangunan sehingga diperlukan sebuah penjadwalan dalam hal menjawab kapan dan berapa banyak kebutuhan bahan tersebut dibutuhkan. Adapun tujuan pcrcncanaan ini adalah untuk merencanakan penjadwalan waktu dan kebutuhan bahan dari setiap aktivitas dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Material Requirement Planning (MRP) sehingga kebutuhan bahan dapat dikendalikan sesuai dengan waktu pelaksanaan. Pengendalian proyek yang digunakan oleh kontraktor pada pembangunan revitalisasi puskesmas Cot Glie Aceh Besar ini menggunakan metode bagan balok (bar chart) dan kurva-S. Pada metode bar chart dan kurva-S tidak memperlihatkan lintasan kritis. Metode bar chart dan kurva-S juga tidak menunjukkan secara spesifik hubungan ketergantungan antar kegiatan sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang diakibatkan oleh keterlambatan terhadap jadwal keseluruhan proyek. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan yang akan dibahas pada penulisan ini adalah mengkaji lebih lanjut tentang penjadwalan dengan menggunakan metode CPM dan penjadwalan kebutuhan bahan untuk setiap aktivitas dengan menggunakan metode MRP. Perencanaan ini dimulai dengan penguraian setiap komponen pekerjaan, hubungan antar kegiatan, penentuan durasi, dan perhitungan jumlah kebutuhan bahan setiap aktivitas. Berdasarkan hasil percncanaan penjadwalan yang dilakukan diperoleh durasi penyelesaian proyek tersebut selama I50 hari. Mempunyai 18 aktivitas yang dilewali jalur kritis. Kebutuhan bahan yang diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan proyek ini adalah mencapai 86 jenis. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah persediaan kebutuhan bahan dan pemesanan harus disesuaikan dengan kcbutuhan yang dircncanakan supaya resiko terjadinya keterlambatan pengiriman dan pcmborosan sumber daya dapat dihindari sehingga tidak mempengaruhi waktu penyelesain proyek yang diharapkan selesai tepat waktu sesuai dengan krontrak.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK