PERENCANAAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR SCHEDULING METHOD (LSM) (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN SIMPANG DAYAH - ADAN KECAMATAN MEUREDU KABUPATEN PIDIE JAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINEAR SCHEDULING METHOD (LSM) (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN SIMPANG DAYAH - ADAN KECAMATAN MEUREDU KABUPATEN PIDIE JAYA)


Pengarang

Marzani Putra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0404101020072

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

692.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proyek Jalan Sp. Dayah Adan - Kiran Baroh Kecam atan Mereudu. Kabupaten Pidie Jaya dengan panjang jalan 5.800 m, lebar perkeras an 4 m, dan ketebalan aspal 5 cm, terdiri dari pekerjaan galian, pekerjaan penyiapan badan jalan, pekerjaan timbunan pilihan, pekerjaan lapisan pondasi klas B, pekerjaan lapisan pondasi klas A,pekerjaan lapis resap pengikat, pekerjaan surface, pekerjaan beton K. 175, pekerjaan
pasangan batu, dan pekerjaan beton K.250. Pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan tersebut memerlukan peralatan berat seperti excavator, wheel loader, dwnp truck, tandem roler, motor grader, water tanker. compresor, aspal sprayer, aspal finisher dan pneumatic tired roller. Penggunaan peralatan tersebut perlu direncanakan agar sesuai dengan waktu yang diinginkan. Tujuan tugas akhir ini adalah merencanakan penjadwaJan pekerjaan dan penggunaan peralatan dengan menggunakan metode Linear Schedulling Method (LSM), untuk mengatur waktu pelaksanaan pekerjaan sehingga pekerjaan dapat selesai dengan baik. Penjadwalan dengan metode LSM ditampilkan dalam bentuk grafik dimana sumbu x mewakili waktu dan sumbu y mewakili satuan panjang (jarak). Dimana dengan metode ini diharapkan pelaksanaan pekerjaan dapat terlihat setiap saat sehingga keterlambatan dapat dihindari. Dari penuJisan ini diperoleh durasi setiap pekerjaan dan produktifitas peralatan yang digunakan serta dari perhitungan tersebut didapat kapan waktu mulai dan selesainya masing-masing pekerjaan. Pada pekerjaan galian didapatkan waktu selama 3 hari. Pada pekerjaan penyiapan badan jalan didapatkan waktu selama 35 hari. Pada pekerjaan timbunan pilihan didapatkan waktu selama 10 hari. Pada pekerjaan lapisan pondasi klas B didapatkan waktu selama 37 hari. Pada pekerjaan lapisan pondasi klas A didapatkan waktu selama 33 hari. Pada pekerjaan lapis resap pengikat didapat waktu selarna 13 hari. Pada pekerjaan pengaspalan (surface) didapatkan waktu selama 27 hari. Pada pekerjaan struktur didapatkan waktu selarna 52 hari. Maka total hari yang didapat dari hasil perhitungan untuk keseluruhan pekerjaan adalah 210 hari. Sedangkan setelah dilakukan penjadwalan dengan menggunakan metode LSM didapat waktu penyelesaian pekerjaan selama 97 hari.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK